Suara.com - Pasar kendaraan niaga di Indonesia pada 2019 diperkirakan akan stagnan atau tak banyak berubah jika dibandingkan dengan pada tahun 218 ini, demikian dikatakan Bambang Prijono, CEO PT Wahana Inti Selaras selaku distributor tunggal Volvo Trucks Indonesia.
"Tahun depan kita prediksi kurang lebih sama. Karena semua ada titik jenuhnya, karena produksi batubara kita kan butuh waktu seperti perizinan dan sebagainya jadi saya rasa tidak mungkin permintaannya akan naik terus," ujar Bambang, di Sentul, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Meski diprediksi tidak akan mengalami pertumbuhan, Bambang menilai pasar kendaraan komersial masih tetap baik. Walaupun ada salah satu sektor yang mungkin akan mengalami penurunan.
"Tambang dan batu bara masih tiggi terus. Harga minyak juga naik terus jadi mendukung. Kontruksi mungkin yang akan agak turun karena tahun politik," kata Bambang.
Volvo sendiri saat ini lebih banyak menghadirkan model yang siap bersaing di sektor pertambangan. Dengan kondisi pasar yang ada, produsen truk asal Swedia ini optimistis menutup 2018 dengan baik.
Sepanjang 2018, Volvo menargetkan mampu menjual sebanyak 600 - 700 unit. Dimana 50 persen dari target sudah terpenuhi di paruh pertama.
Pasar kendaraan niaga pada Januari - Mei 2018 tumbuh 15,72 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini didorong oleh penjualan truk yang naik 43 persen dan pikap yang tumbuh sebesar 2 persen.
Berita Terkait
-
Market Share Hampir 40 Persen Buktikan Dominasi Mitsubishi Fuso di Sektor Kendaraan Niaga
-
Volvo EX60 Siap Debut: Terintegrasi Google Gemini, Jarak Tempuh 810 KM
-
4 Mobil Bekas SUV Premium Rp100 Jutaan, Padahal Dulu Miliaran Kental Aura Old Money
-
8 Rekomendasi Mobil Bekas Bodi Kokoh untuk Pengemudi Pemula Mulai Rp20 Juta
-
10 Merek Mobil Ini Justru Makin Sepi Peminat, Ada yang Cuma Laku 1 Unit Saja
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian
-
4 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Sunroof yang Membandel, Kembali Kinclong Modal Murah
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Maxdecal Foodie Sasar UMKM Kuliner Indonesia Timur Bareng Pasutri Touring
-
5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
-
5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR
-
Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026
-
Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara