Suara.com - Melakukan perjalanan jauh tanpa jeda istirahat tentu membuat tempratur mesin mobil panas. Bahkan, tak jarang dalam situasi itu mesin mobil mengalami panas berlebih (overheat).
Lalu bagaimana langkah tepat dalam menangani mesin yang overheat. Rahmat Hartono, Kepala Bengkel Maju Motor 2 menyarankan, dalam situasi overheat sebaiknya langsung mesin. Kemudian, harap didiamkan, jangan langsung langsung membuka dan mengisi air radiator.
"Jika dibuka, maka uap dan air bertekanan tinggi bisa saja terlepas serta membuat luka bakar serius. Jika ingin membukanya, tunggu sampai benar-benar dingin," ujar Rahmat, di Bekasi, Selasa (21/8/3018).
Sebab mengisi air pada waktu mesin panas, tambah Rahmat, bisa menyebabkan penurunan suhu yang terlalu cepat. Efek terburuk adalah blok mesin mobil Anda bisa jadi bengkok karena memuai.
"Kalau sudah begitu pasti turun mesin. Biayanya sudah jelas mahal," ungkapnya.
Rahmat pun menyarankan, sebaiknya jangan terlalu memaksakan mesin terus bejerja dalam tempratur tinggi. Karena dampaknya bisa merembet ke komponen lainnya.
"Panas mesin yang tinggi bisa menyebabkan beberapa komponen memuai. Kalau jalan jauh ya baiknya istirahat walaupun ada supir pengganti," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Berakhirnya Insentif Mobil Listrik Dorong Pabrikan Segera Lakukan Produksi Dalam Negeri
-
Kapan Waktunya Ganti Karet Wiper? Ini Pertanda Waktunya Cari Baru
-
Motor Legendaris Suzuki Ini Kembali Jadi Primadona di Tahun 2025
-
Harga Beda Tipis, Mending BYD Atto 1 Baru atau Hyundai Ioniq 2019 Bekas?
-
5 Pilihan Mobil Sedan Toyota Bekas Rp30 Jutaan Masih Layak Pakai
-
Begini Cara Cek Pajak Kendaraan, Awal Tahun Siap-Siap Bayar
-
Diam-Diam Harga Chery J6T Sudah Naik Rp 20 Juta Setelah Insentif Mobil Listrik Berakhir
-
Kenapa Oli Mesin Mobil Mendadak Berwarna Seperti Kopi Susu?
-
Sepeda Listrik Perlu Dicas Setiap Hari? Ini 5 Pilihan yang Baterainya Awet
-
Kabin Nyaman 5 Orang, Bensin Super Irit: Pesona Mobil Bekas Honda Seharga Matic Premium