Suara.com - Kemudahan apakah yang ingin dicapai oleh seseorang dengan produk asuransi yang telah dimiliki atau ingin dipunyai? Bila Anda memasuki Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, hari ini (17/10/2018), yang bisa didapat: kemudahan mengikuti photobooth bertemakan travelling, rumah bahagia, serta cermin di ruang pribadi. Ditambah gerai kudapan, hidangan utama, sampai penutup.
Bukan sembarang photobooth, karena ternyata mewakili produk-produk asuransi yang dimiliki Asuransi Astra, yaitu di bidang travel insurance, kesehatan dan pendidikan, serta perumahan.
"Keempat produk ini, masing-masing kami namakan HappyMe untuk perlindungan atas risiko kecelakaan diri, HappyEdu bagi perlindungan pendidikan, HappyHome untuk perlindungan bagi rumah atas risiko kebakaran, serta HappyTrip yang melayani asuransi perjalanan dalam lingkup domestik maupun internasional. Keempatnya tercakup dalam Happyone.id," papar Rudy Chen, CEO Asuransi Astra.
Senada sambutan dari Suparno Djasmin, Direktur PT Astra International, bahwa produk Happyone.id lahir dari inovasi dan merupakan digital journey dari Asuransi Astra.
"Konsep kami adalah peace of mind. Isu digital menyebabkan terjadinya perubahan infrasruktur dan semua orang, terutama generasi milenial menginginkan kemudahan akses dalam waktu yang efisien atau cepat. Orientasinya adalah semua bisa dikerjakan sendiri dengan sekali sentuh, atau do it yourself," papar Suparno Djasmin.
Itulah yang menjadikan Asuransi Astra melakukan inovasi berupa terobosan baru. Setelah sederet produk otomotif, seperti Garda Mobile Autocare, dan Garxia, kini hadir Happyone.id.
"Bila dahulu Asuransi Astra mengenali konsumen kami lewat nomor pelat kendaraan bermotor yang dibelikan polis asuransinya, kini kami membalik kebiasaan itu," lanjut Rudy Chen.
Menurutnya, zaman digital membuat semua jenis polis asuransi yang dimiliki konsumen bakal semakin efisien pengenalannya.
"Sekarang semuanya dibuat memudahkan. Bagi Anda yang memiliki asuransi motor, mobil, rumah, kecelakaan, serta bepergian, cukup gunakan Happyone.id. Lebih memudahkan karena sudah dikenali, sehingga semakin cepat ditangani, dengan konsep My all-in-one Insurance," ujar Rudy Chen secara detail.
Baca Juga: Taklukkan PS Tira, Posisi PSIS Semarang Melesat
Dan yang menarik, lingkup pertanggungjawaban masing-masing produk asuransi ini juga bisa diperluas cakupannya.
Sebagai contoh, mereka yang gemar melakukan kegiatan travelling. Maka bisa dibuatkan produk asuransi perjalanan, tak sebatas bepergian saja, akan tetapi bila di lokasi ingin melakukan kegiatan mengemudi atau kegiatan berbau otomotif, lengkap dengan perlindungannya bila terjadi kecelakaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut
-
Geely Targetkan Rebut Takhta Penjualan Mobil Terlaris dari BYD di Pasar Otomotif China
-
Total Tarif Tol Yogyakarta-Jakarta pada Arus Balik Lebaran 2026, Sampai Rp1 Juta?
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Tiba, Catat 3 Tanggal Aman Bebas Macet Ini
-
5 Mobil Listrik 7 Seater yang Tak Galak ke Pemula dan Punya Fitur Melimpah
-
Arus Balik Meningkat, Korlantas Berlakukan One Way hingga Contraflow
-
Cetak Sejarah di Moto3, Veda Ega Pratama Dapat 'Saweran' Mobil dari Keluarga Haji Isam
-
5 Motor Listrik Tangguh Kuat Jarak Jauh, Siap Antar Ngantor hingga Luar Kota
-
Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK
-
Tiba-tiba Harga Suzuki Fronx Naik Hingga Rp8 Jutaan di Maret 2026, Cek Daftarnya