Suara.com - Audio mobil sering dianggap memiliki sistem yang rumit untuk diaplikasikan ketimbang home audio. Namun demikian, rupanya tidak selalu demikian, ungkap importir high-end audio di Indonesia yaitu MDI Audio.
Menurut Managing Director MDI Audio, Mario Tantra, home audio sebenarnya memiliki sistem yang lebih ribet ketimbang car audio atau sistem tata kelola suara dari speaker di mobil.
"Kalau instalasi audio di mobil, sudah ketahuan dimensi kabinnya. Akan tetapi kalau home audio, instalasinya harus benar kalau mau mendapatkan suara yang benar-benar bisa dinikmati," klaim Mario Tantra, di Jakarta, Minggu (2/12/2018).
Dalam hal ini, instalasi yang dimaksud bukan soal teknis penggunaan kabel, besaran daya yang masuk dan beberapa hal detail lainnya. Namun lebih kepada tata kelola ruangan, penambahan sistem kedap suara di beberapa titik, hingga penambahan bilah akustik untuk menghasilkan suara terbaik.
"Sistem audio secanggih dan semahal apa pun yang digunakan untuk ruangan tertentu, kalau instalasi ruangan tidak benar, maka akan percuma. Suara yang sampai ke telinga tidak akan optimal level kenyamanan yang kita inginkan," terangnya.
Dalam kesempatan itu, juga diluncurkan produk high-end audio terbaru milik Focal yaitu Utopia III Evo berlabel Rp 2,7 miliar dan Naim Player (produsen head unit player milik Bentley) yaitu Unity Nova dengan harga Rp 172 jutaan.
Speaker terbaru ini dibalut dengan teknologi mover material yang terbuat dari bahan rohacell. Bahan ini merupakan material yang biasa dipakai untuk jet darat atau kendaraan balap Formula One (F1).
"Material keras, namun tetap ringan. Sehingga bila disetel kencang tidak terjadi kondisi getar-getar," jelas Mario Tantra.
Secara tidak langsung, ulasan ini juga menyebutkan bahwa antara teknologi otomotif, dalam hal ini F1, bisa diterapkan ke sound system untuk aplikasi hunian atau perumahan. Dunia balap, khususnya F1 yang sampai disebut-sebut sebagai jet darat saking kencangnya, memberikan kontribusi bagi tercapainya luaran suara maksimal tanpa terjadinya getaran pada peranti.
Baca Juga: Anies Puji Reuni 212, PDIP DKI: Bukti Kemampuan Gubernur Tak Berjalan
Bahan rohacell itu digunakan di dunia F1, salah satunya untuk sambungan bagian sayap depan jet darat F1. Terdiri foam core material dalam struktur komposit yang menghasilkan struktur kaku lagi kuat.
Sementara berbincang soal Naim Player sendiri, sejak 2008 bermitra dengan Bentley Motors dalam melahirkan sistem hiburan berupa luaran suara yang prestisius. Sehingga kabin pun semakin hidup dengan kualitas musik berkelas.
Sehingga, jejak otomotif pun bisa ditemukan dalam peranti hiburan di rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia
-
Duel Kualitas BBM Shell vs Pertamina: Mana yang Lebih Irit dan Bikin Mesin Awet?
-
Lupakan Mobil Baru, 7 Hatchback Bekas Rp100 Jutaan Ini Masih Keren dan 'Fun to Drive'!
-
Chery Tiggo Cross CSH Tiba-Tiba Terbakar di Tol, CSI Beri Penjelasan...
-
Harga Motor Tembus Setengah Miliar, Sultan Semarang Borong Dua Unit Yamaha TMAX Sekaligus
-
Murah nan Awet: Harga Mobil Rush Bekas Dibawah 100 Juta Dapat Tahun Berapa Saja?
-
Harga Mobil Listrik Toyota Anjlok, Kini Cuma Rp200 Jutaan
-
Fakta Unik Biodiesel B50: Target Kurangi Impor Solar hingga Manfaat Minyak Sawit
-
Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026
-
Batal Naik April 2026, Ini Bahayanya Menimbun BBM Terlalu Lama di Rumah