Otomotif / Mobil
Rabu, 12 Desember 2018 | 17:00 WIB
Mobil Grand New Avanza saat diluncurkan di Jakarta. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Deny Yuliansari].

Suara.com - Toyota Indonesia masih bungkam seribu bahasa terkait peluncuran Avanza terbaru. Kendati demikian, Fransiskus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor mengungkapkan bila desain ekterior akan menjadi penentuan apakah sebuah produk baru bisa diterima konsumen atau tidak.

"Sekarang ada satu fenomena menarik dari hasil survei kami di masyarakat, bahwa konsumen memperhatikan bentuk luar. Jadi eksterior itu merupakan faktor utama konsumen dalam memilih," ujar Fransiskus Soerjopranoto, di sela acara akhir tahun Toyota dengan awak Media.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Soerjo ini menambahkan, kalau ada model baru, mereka tak melihat mesin, tak melihat bagian dalam atau interior. Bagian luar terlebih dahulu yang mereka lihat.

"Kalau berubah, ini baru "sesuatu". Padahal bisa jadi mesin sama, interior sama," ungkap Fransiskus Soerjopranoto.

Namun saat kembali disinggung bila Toyota Avanza baru bakal mendapat perubahan eksterior, Soerjo pun kembali mengelak.

"Avanza yang ada sekarang masih ok. Rasanya Avanza memiliki karakateristik yang memang sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tegasnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Toyota, Avanza saat saat ini masih terjual di angka 7 ribu unit per bulan. Bahkan ada Oktober 2018, MPV jagoan Toyota ini mampu terjual sebanyak 9.000 unit, dan November 2018 sekitar 7.700 unit.

Load More