Suara.com - Hyundai Motors Corporation dan afiliasinya, Kia Motors Corporation mengumumkan penarikan kembali atau recall terhadap sekitar 168 ribu kendaraan di Amerika Serikat (AS). Hal ini terpaksa dilakukan karena ditemukan adanya risiko kebocoran bahan bakar.
Mengutip Reuters pada Jumat (18/1/2019), pipa bahan bakar tekanan tinggi kemungkinan mengalami kerusakan atau tidak dipasang dengan benar, sehingga bisa meningkatkan risiko kebakaran.
Untuk itu, produsen mobil asal Korea Selatan itu akan melakukan pembaruan perangkat lunak yang bertujuan melindungi kendaraan dari kerusakan internal. Karena dalam sebuah studi, terjadi indikasi timbulnya keausan berlebih pada bantalan batang penghubung pipa yang dilengkapi sensor getaran.
Kia mengklaim bahwa 20 persen kendaraan yang terdampak telah menerima pembaruan. Dan demi menjamin produk-produknya dari kerusakan tadi, Hyundai pun menawarkan jaminan baru untuk masalah mesin.
Penarikan akibat risiko kebakaran ini mencakup 68 ribu unit kendaraan Kia Optima, Sorento, dan Sportage produksi 2011 - 2014. Sementara Hyundai mengatakan penarikan ini berdampak pada 100 ribu unit Hyundai Sonata produksi 2011 - 014 dan SUV Santa Fe Sport keluaran 2013 dan 2014.
Kia mengatakan terdapat enam kasus kebakaran terkait dengan penarikan baru itu, namun tidak dilaporkan adanya cedera. Sedangkan Hyundai mengatakan tidak ada laporan kebakaran terkait penarikan ini.
Sebelumnya pada 2017, kedua perusahaan juga telah melakukan penarikan untuk risiko kebakaran mesin, dan akan menawarkan peningkatan perangkat lunak untuk 3,7 juta kendaraan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Apa Itu Jalan Berbayar? Wacana Dedi Mulyadi Guna Hapus Pajak Kendaraan
-
LHKPN Terbaru Rilis! Harta Prabowo Makin Menjulang, Tapi Koleksi Mobil di Garasi Tetap Tenang
-
Harga Honda CBR250RR Mei 2026: Ada 6 Varian, Mana Paling Cuan?
-
Hyundai Disebut Diuntungkan Kebijakan Insentif EV Berbaterai Nikel, HMID Buka Suara
-
Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
3 Kebiasaan di Motor yang Bisa Merusak Ponsel, Efeknya Jangka Panjang
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kekayaan Seskab Teddy Naik Hingga Rp4,7 M Dalam 1 Tahun, Nilai Isi Garasi Malah Menyusut