Suara.com - Target pemerintah tentang kendaraan ramah lingkungan berbahan bakar energi terbarukan termasuk mobil listrik adalah sebesar 20 persen pada 2025. Termasuk di dalamnya adalah produksi dan pemakaian secara aktif, untuk menurunkan polusi udara serta ketergantungan kepada Bahan Bakar Minyak (BBM).
Lalu, kendaraan listrik macam apakah yang sebaiknya dikembangkan di Tanah Air?
Dikutip dari kantor berita Antara, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebutkan bahwa Peraturan Presiden tentang Program Percepatan Kendaraan bermotor listrik akan difokuskan pada kendaraan listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV).
"Yang difokuskan adalah mobil BEV. Jadi, kendaraan jenis inilah yang diakselerasi ke depan melalui Perpres," kata Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin, Harjanto di Jakarta, Senin (4/2/2019).
Adapun pertimbangan mengapa pilihan diutamakan kepada kendaraan listrik berbasis baterai, adalah dikarenakan Indonesia memiliki keunggulan di sumber bahan baku dalam negeri untuk baterai.
Harjanto menyatakan bahwa pemerintah serius dalam mengembangkan kendaraan listrik karena memiliki target utama yang ingin dicapai, yakni ketahanan energi dan ramah lingkungan.
"Guna menangani masalah energy security, kendaraan listrik adalah salah satu alternatif yang kita pakai untuk mengurangi impor BBM," jelasnya.
Pemerintah menilai, kendaraan listrik mampu mengurangi pemakaian BBM serta memangkas ketergantungan impor BBM, sekaligus berpotensi menghemat devisa kurang lebih sebesar Rp 798 triliun.
"Kita masih punya CPO atau sumber energi lain terbarukan yang bisa dimanfaatkan," tandas Harjanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen
-
Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Indomobil Rilis Tyranno X Motor Listrik Pendatang Baru dengan Jarak Tempuh 160 Km
-
Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan