Suara.com - Biaya bahan baku dan penurunan nilai tukar mata uang asing disinyalir Nissan Motor Corporation, Jepang, sebagai beberapa faktor yang membuat perusahaan itu mengalami penurunan laba.
Dikutip dari AFP, saat ini keuangan Nissan berada dalam kondisi tidak menggembirakan. Mereka mengalami penurunan laba bersih, yang merosot sebanyak 45,2 persen, hingga nilainya menjadi 316,7 miliar Yen atau sekitar 2,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS).
Kondisi keuangan itu pula yang turut menjadi pendorong perusahaan anggota aliansi Renault - Nissan - Mitsubishi ini untuk menurunkan perkiraan laba bersih pada tahun fiskal di Maret 2019, menjadi 410 miliar Yen, dari target awal sebesar 500 miliar Yen.
Sementara penjualan tahunan diprediksi bakal mencapai 11,6 triliun Yen, atau turun dari perkiraan sebelumnya, yaitu 12 triliun Yen.
Salah satu cara yang ditempuh oleh Hiroto Saikawa, Chief Executive Officer (CEO) Nissan adalah membicarakan kondisi penurunan laba dengan Jean-Dominique Senard, petinggi Renault yang menggantikan posisi Carlos Ghosn.
Sementara Carlos Ghosn sendiri tengah menjalani sidang untuk urusan pelaporan keuangan gaji dan pemindahan kerugian pribadi kepada rekening Nissan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban