Suara.com - Amnesty International, sebuah organisasi non-pemerintah, baru-baru ini mengeluarkan peringatan terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan dari pembuatan baterai kendaraan listrik.
Organisasi ini berpendapat, kendaraan listrik, baik mobtrik atau mobil listrik, maupun motrik alias motor listrik, merupakan kunci untuk menggeser industri motor dari bahan bakar fosil. Akan tetapi, saat ini memiliki risiko merusak lingkungan.
"Pekerjaan yang dilakukan untuk membangun komponen baterai sama sekali tidak bersih," kata Kumi Naidoo, Sekretaris Jenderal Amnesty International, dikutip dari Carcoops, Jumat (22/3/2019).
Kumi Naidoo mengklaim, organisasinya telah mendokumentasikan pelanggaran hak Azasi Manusia (HAM) serius terkait ekstraksi mineral yang digunakan dalam baterai lithium-ion, terutama di Republik Demokratik Kongo. Bahkan berdasarkan investigasi 2016, ditemukan anak-anak dan orang dewasa di Kongo Selatan yang bekerja di pertambangan kobalt dengan tangan kosong.
"Hal ini mendatangkan risiko kesehatan yang serius," kata Kumi Naidoo.
Pada saat yang sama, meningkatnya permintaan akan mineral seperti kobalt, mangan, dan lithium bisa menyebabkan meningkatnya minat dalam penambangan laut dalam. Hal ini memiliki dampak serius dan tidak bisa terbarukan.
"Akhirnya, masalah baterai bekas akan sama seriusnya. Harus dipastikan baterai dibuang secara bertanggung jawab," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona
-
Jangan Asal Tanda Tangan, Ini Fungsi dan Syarat SPK Mobil Baru yang Wajib Kamu Tahu
-
Jangan Sampai Batal Mudik Lebaran 2026! Kenali 5 Penyebab Mesin Motor Overheat