Suara.com - Hyundai Motor Company telah membentuk konsorsium bersama lima perusahaan global untuk mengembangkan standar pengisian hidrogen bagi kendaraan listrik dan hidrogen (Fuel Cell Electric Vehicles). Demikian dikutip kantor berita Antara dari Yonhap, pada Selasa (5/3/2019).
Kepedulian Hyundai akan produk-produk otomotif nol emisi berawal dari prestasinya menelurkan passenger car berbahan sel, Hyundai Nexo. Lalu diteruskan kerja sama menggandeng Volkswagen untuk pengadaan sel hidrogen bagi kendaraan non-komersial di kedua belah pihak. Dan kini, adalah konsorsium antarnegara untuk soal kendaraan listrik dan hidrogen.
"Pekan lalu, Hyundai telah menandatangani perjanjian awal dengan pemasok gas industri Perancis, Air Liquide, perusahaan fasilitas pengisian hidrogen Norwegia, Nel. Pembuat truk hidrogen, Nikola Corporation, perusahaan minyak dan gas yang berbasis di Belanda, Royal Dutch Shell Plc, serta Toyota Motor Corporation," papar juru bicara Hyundai kepada Yonhap.
Upaya bersama ini bertujuan untuk menciptakan teknologi pengisian daya yang mampu diterima secara universal, untuk bus dan truk berbahan bahan bakar hidrogen.
Keenam perusahaan konsorsium ini berencana untuk mengembangkan komponen-komponen utama untuk fasilitas pengisian Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) serta teknologi pengisian 700-bar dengan tekanan tinggi yang diperlukan untuk kendaraan komersial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri