Suara.com - Kurangnya kestabilan modal kerja di tengah ketatnya persaingan industri otomotif global terjadi pada perusahaan kemitraan Italia dan Amerika Serikat, Fiat Chrysler Automobiles (FCA).
Dikutip dari kantor berita Antara (29/3/2019), Fiat Chrysler baru saja mengumumkan bahwa mereka telah memperpanjang jatuh tempo pinjaman senilai 6,25 miliar Euro, atau senilai sekira Rp 99,9 triliun dari 26 bank sindikasi.
Amandeman atau perjanjian kredit ini dibuat dengan kelompok 26 bank, memberikan perpanjangan waktu jatuh tempo Fasilitas Kredit Bergulir (Retained Cash Flow atau RCF) hingga Maret 2024, demikian diungkapkan oleh Fiat Chrysler dalam pernyataannya pekan lalu (29/3/2019).
RCF yang telah diubah itu akan tersedia untuk keperluan perusahaan secara umum, dan untuk kebutuhan modal kerja grup kemitraan ini. Sementara pinjaman sindikasi tadi terstruktur dalam dua bagian, yaitu senilai 3,125 miliar Euro dengan tenor 37 bulan dan dua opsi perpanjangan jatuh tempo selama 1 tahun dan 11 bulan. Bagian kedua, senilai 3,125 miliar Euro diberikan tenor 60 bulan.
Perubahan perjanjian pinjaman itu bisa dilaksanakan pada setahun pertama, dan kedua dari tanggal ditandatanganinya amandemen. Dan perpanjangan jatuh tempo antara Fiat Chrysler dan 26 bank sindikasi itu telah ditandatangani 27 Maret 2019.
Penandatanganan ini sekaligus memiliki arti penegasan bahwa bank-bank mitra internasional memberikan dukungan penuh kepada Fiat Chrysler, kata Fiat Chrysler.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?