Suara.com - Kendaraan reli atau rally car yang dikenal selama ini adalah jenis atau tipe sedan produksi massal atau mass production, seperti ditetapkan oleh badan sport otomotif dunia, Federation Internationale de l'Automobile (FIA). Beberapa kelas ternama antara lain Grup A, dengan modifikasi luas, serta Grup N dengan mengandalkan kondisi standar sehingga disebut sebagai "Kelas Showroom".
Lantas dalam perkembangannya, muncul Grup R yang secara bertahap menggantikan tunggangan-tunggangan reli Grup A dan Grup N. Dan untuk memenuhi regulasi masuk Grup R, mesti dihomologasikan dalam Grup A, atau dalam beberapa hal di Grup N, dengan suku cadang dan modifikasi yang didesain serta dijual oleh pabrikan atau pembuat produk massalnya.
Pada 2015, Motorsport New Zealand (MSNZ) dan Confederation of Australia Motorsport (CAMS) sebagai induk olahraga otomotif di masing-masing negara menerapkan AP4 sebagai opsi karena tunggangan reli berjenis R5, dengan spesifikasi World Rally Championship (WRC) terlampau mahal.
Hasilnya, konsep AP4 yang memangkas biasa produksi menjadi lebih ekonomis bila dibandingkan tunggangan reli berspesifikasi tinggi.
"Dengan menggunakan konsep AP4, para pelaku industri reli mampu menekan biaya produksi berkali lipat lebih murah karena basis yang digunakan adalah tunggangan harian yang saat ini beredar di pasaran," demikian papar brand ambassador Mitsubishi sekaligus pereli nasional Rifat Sungkar, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara (26/4/2019).
Jenis AP4 ini, menurut Rifat Sungkar bisa disebut sebagai wajah baru besutan reli di Indonesia yang menggantikan tunggangan-tunggangan reli grup R yang sudah berusia lebih dari 10 tahun. Sekaligus mendapatkan lisensi untuk berlaga di kejuaraan internasional seperti reli Australia, reli Selandia Baru, serta reli Asia Pasifik.
Dalam perhelatan Telkomsel Indonesia International Motor Show atau IIMS 2019 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menampilkan Xpander AP4 Concept, sebagai model spesial hasil modifikasi tim motorsport product ambassador dari Mitsubishi Motors Indonesia.
Tahun ini, Xpander direncanakan mengikuti event motorsport bertajuk AP4 yang mengusung konsep tunggangan balap berbasis kendaraan harian yang diproduksi dan dijual secara massal di pasaran.
"Xpander AP4 Concept merupakan langkah untuk membuktikan bahwa Xpander memiliki nilai yang lebih dari sekadar tunggangan Multi-Purpose Vehicle keluarga yang berfokus pada kekuatan, ketahanan, serta impresi berkendara yang fenomenal," papar Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI.
Baca Juga: Raih Pole di Sesi Kualifikasi, Bottas Start Terdepan di F1 GP Azerbaijan
"Tidak hanya, itu modifikasi yang dilakukan terhadap Xpander AP4 Concept diharapkan menjadi pemacu kalangan pehobi motorsport dan modifikasi untuk melakukan personalisasi terhadap tunggangan Xpander yang dimilikinya hanya dengan upaya dan biaya minimal untuk mencapai hasil maksimal," imbuh Naoya Nakamura.
Unit display spesial Xpander AP4 Concept dimodifikasi secara minimal dari model Mitsubishi Xpander dengan kamuflase decal, aksesoris sporty, juga logo Xpander.
Dan, Rifat Sungkar menambahkan, bahwa ujud total Mitsubishi AP4 Concept ini akan ditampilkan setelah rampung total lewat ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019 yang berlangsung sekitar empat bulan lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?