Suara.com - Puncak arus mudik Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah diperkirakan berlangsung 31 Mei 2019. Berbagai sarana transportasi, baik kendaraan pribadi maupun angkutan komersial telah disiapkan. Disebut terakhir adalah melayani perjalanan darat, laut, sampai udara.
Bagi para pemudik atau mudiker yang ingin menikmati fasilitas mudik gratis, atau bagi mereka yang tak berhasil mendapatkan tiket angkutan komersial di seantero Pulau Jawa, masih ada solusi. Seperti layanan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.
Dikutip dari kantor berita Antara, pendaftar mudik gratis Lebaran 2019 yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta melalui Dishub mencapai 11.743 kursi, serta 530 sepeda motor. Artinya, mencapai 70 persen dari total kuota yang disediakan.
"Kuota yang masih tersisa saat ini sebanyak 30 persen," demikian jelas Masdes Arouffy, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada Kamis (9/5/2019).
Adapun kuota yang disediakan Pemprov DKI Jakarta adalah 16.578 kursi dan 5.560 motor bagi para pemudik untuk tujuan 10 kota di Pulau Jawa, yaitu Ciamis, Kuningan, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, serta Jombang. Dengan sarana transportasi menggunakan 307 bus untuk mengangkut pemudik, serta 139 truk untuk mengangkut sepeda motor.
Dengan catatan bahwa tiket pulang-pergi (PP) tujuan Wonogiri, Kebumen, Pekalongan serta Yogyakarta dinyatakan telah penuh oleh Masdes Arouffy.
Ia pun memaparkan lebih lanjut bahwa segmentasi pendaftar mayoritas adalah kalangan menengah ke bawah, seperti buruh dan warga yang tinggal di rumah susun. Dan program program mudik gratis ini sendiri adalah bentuk kepedulian pemerintah DKI Jakarta terhadap warga yang memiliki keterbatasan finansial agar mereka bisa pulang kampung merayakan Lebaran.
Bagi para peminat, pendaftaran mudik gratis ini dibuka sampai 17 Mei 2019, dengan cara pendaftaran secara online melalui portal resmi mudikgratis.jakarta.go.id yang dikelola Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Sementara keberangkatan akan diawali dari Monumen Nasional, Jakarta Pusat pukul 07.00 WIB pada 30 Mei 2019, dengan penyerahan sepeda motor dilakukan dalam dua gelombang, pukul 06.00 - 11.00 WIB dan pukul 13.00-18.00 WIB. Dan lokasi balik dari terminal masing-masing daerah pukul 07.00 WIB pada 8 Juni 2019, menuju terminal Pulo Gebang, Kampung Rambutan dan Pulo Gadung.
Baca Juga: Seru, Mari Coba Berbagai Produk Otomotif Lewat Aplikasi Digital
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Budget Rp30 Juta? Tinggalkan Motor, Pilih 5 Mobil Bekas Bertampang Timeless Ini
-
Budget setara Harga Motor tapi Dapat Honda Brio: Iritnya Jago, Kehalusan Mesin Kelas Maestro
-
Update Harga BBM Pertamina dan Swasta Mei 2026: Ada yang Naik Diam-Diam, Ada yang Stabil
-
Makin Mudah Perpanjang STNK: 8 Provinsi Bebaskan Syarat KTP Lama, Ternyata Tak Berlaku Seumur Hidup
-
5 Skutik Yamaha Super Irit Mei 2026, Tarikan Responsif Gas Buang Bersih
-
Adu Performa dan Fitur Yamaha Lexi 155 vs Honda Vario 160, Mending Mana?
-
5 Pilihan Motor Matic Honda Jawara Irit Mei 2026: Dompet Merdeka, Bebas Pusing Mikir Bensin
-
Terpopuler: Daftar 5 Kendaraan Bebas Pajak, Solusi Atasi Mobil Mendadak Mati di Jalan
-
Mobil Mati Mendadak di Tengah Jalan? Jangan Panik, Ini 5 Penyebab Utama dan Solusinya
-
Motul Indonesia Lakukan Penyesuaian Harga Pelumas Sebagai Respon Hadapi Situasi Geopolitik Global