Suara.com - Selain menggunakan kendaraan pribadi, layanan transportasi dalam jaringan, termasuk ojek online atau ojol adalah sebuah solusi jitu. Dalam perkembangannya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan aturan soal tarif baru.
Setelah melalui tahap uji coba tarif baru sesuai Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 348 Tahun 2019 di lima kota besar, Grab menyatakan siap melanjutkan penerapan tarif baru secara bertahap ke berbagai kota besar lainnya di Indonesia.
Hingga saat ini, respon mitra pengemudi sangat positif. Berdasarkan survei internal yang dilaksanakan sejak 1 Mei 2019, mitra pengemudi merasakan kenaikan pendapatan sekitar 20-30 persen disertai jumlah perolehan order yang stabil.
Dari sisi penumpang, perlu diakui memang ada beberapa keluhan namun masih dalam batas kewajaran. Hal ini diketahui setelah manajemen Grab melakukan pertemuan dengan Kementerian Perhubungan, Rabu (8/5/2019).
Dalam pertemuan yang dihadiri manajemen Grab Indonesia dan Kemenhub, Grab menyampaikan akan memonitor pelaksanaan penerapan tarif, serta dampaknya terhadap total pendapatan mitra pengemudi.
“Kami juga berharap seluruh pemangku kepentingan dan perusahaan transportasi online bisa tetap menghormati dan melaksanakan tarif baru ini. Selain itu, langkah-langkah penyesuaian akan dilakukan, apabila ada ketidaksesuaian dalam pelaksanaan peraturan,” ujar Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia di Jakarta.
Menurut Ridzki Kramadibrata, Grab akan terus melaksanakan keputusan Menhub ini karena dampak panjangnya baik untuk industri.
Grab juga telah membuat beragam paket berlangganan dan promosi yang ekonomis ke sebagian pengguna Grab. Hal ini bisa membantu masyarakat untuk menyesuaikan kondisi terhadap tarif baru.
"Program-program ini tentunya tidak mengurangi pendapatan mitra pengemudi karena mitra pengemudi tetap mendapatkan nilai tarif penuh, yang langsung dibayarkan kepada mereka sedangkan para penumpang akan terbantu untuk menyesuaikan dengan tarif yang baru,” ujar Ridzki Kramadibrata.
Baca Juga: Mudik Gratis Pakai Bus dari Jakarta? Ini Ketersediaan Kuotanya
Ia meyakini bahwa masyarakat loyal memilih Grab bukan hanya karena faktor harga, namun berbagai fitur keselamatan yang terus dikembangkan.
“Ini juga untuk mengapresiasi pengguna setia kami,” tutup Ridzki Kramadibrata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
5 Mobil yang Tampilannya Di-Bully Tapi Menang Fungsi
-
Komponen Kaki-kaki Lepas L8 Patah saat Test Drive, Pakar: Investigasi dan Umumkan ke Publik!
-
11 Pilihan Motor Matik Honda 160 Cc, Simak Harga Terbaru per Februari 2026
-
Wuling Eksion Resmi Diperkenalkan di IIMS 2026, Bisa Tembus Jarak 1000 Kilometer
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Diesel Paling Irit untuk Mudik Lintas Provinsi
-
Resmi Mengaspal Suzuki e-Vitara Jadi Mobil Listrik Pertama Suzuki di Indonesia
-
Belajar dari Kasus Rombongan Pengantin Salah Jalur, Mengapa Mobil MPV 'Haram' Masuk Jalan Offroad?
-
Berapa Biaya Servis Kaki Avanza? Cek Estimasinya Biar Nggak Kaget di Bengkel
-
Pemerintah Harapkan IIMS 2026 Jadi Katalis Pemulihan Industri Otomotif
-
Modal 100 Ribu Rupiah Bisa Bikin Mobil Lewat Tol Tanpa Berhenti, Bagaimana Caranya?