Suara.com - Produsen otomotif asal Jepang, Nissan, memperkenalkan ProPilot 2.0 sebagai teknologi yang mampu mengendalikan tunggangan roda empat secara otomatis.
Mengutip laman Nissan Global, teknologi ProPilot 2.0 adalah teknologi semi otonom atau semi swakemudi yang memungkinkan mobil berjalan sendiri di jalur tunggal. Dengan demikian, mobil akan berjalan dengan sistem navigasi yang sudah ditentukan.
Untuk mengaktifkan sistem ini, pengemudi harus terlebih dahulu menetapkan rute tujuan pada sistem navigasi. Setelah mobil memasuki jalan raya, maka sistem navigasi akan segera aktif.
Dengan bantuan teknologi terbaru dari Nissan ini, pengemudi bisa sedikit bersantai selama berada di jalur yang sudah ditentukan. Menariknya lagi, sistem juga akan memberikan panduan audio dan visual yang intuitif kepada pengemudi.
Namun, meski bisa lebih "santai", pengemudi juga harus tetap mengambil kendali ketika tunggangannya akan masuk ke jalur lambat, menjumpai persimpangan, sampai menghadapi situasi darurat.
Rencananya, teknologi kendaraan semi otonom ProPilot 2.0 itu akan segera diluncurkan akhir tahun ini. Mobil sport Nissan Skyline akan menjadi kendaraan pertama yang mendapatkan bantuan pengemudi semi otonom ProPilot 2.0.
Sebagai informasi, Nissan sebenarnya bukan satu-satunya produsen yang mengembangkan teknologi semi otonom. Beberapa produsen otomotif lain seperti Tesla dan Audi juga sudah mengembangkan teknologi serupa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125