Suara.com - Karena ingin irit banyak orang yang memilih untuk membawa kendaraan pribadi saat mudik Lebaran ke kampung halaman. Tetapi yang jarang disadari oleh mereka, memuat banyak barang dalam perjalanan mudik justru bisa membuat kantong lebih terkuras.
Jusri Pulubuhu, instruktur sekaligus pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting menganjurkan agar pemudik mengirimkan saja barang menggunakan jasa logistik ketimbang membawa menggunakan mobil.
"Kalau tidak diperlukan saat perjalanan baiknya dikirim saja. Kalau tetap harus di mobil dilihat juga beratnya berapa, jangan sampai mobil jadi timpang, bahaya," seru Jusri.
Jusri menekankan jika barang yang dibawa melebihi kemampuan mobil, maka biaya mudik dan biaya kepemilikan mobil akan semakin boros. Contoh konsumsi bahan bakar akan lebih boros. Selain itu, komponen kendaraan juga akan tergerus dan pada akhirnya memaksa pemilik mengeluarkan uang lebih banyak saat servis.
Perlu dicatat, ketika membawa barang dengan jumlah banyak, bukan berarti beban mobil hanya dari muatan barang, melainkan dari bobot bodi mobil, mesin, hingga penumpang. Dengan begitu bobot kendaraan bertambah dengan hadirnya barang bawaan yang berada di bagasi.
Selain boros, membawa muatan yang banyak juga berbahaya dan membuat perjalanan mudik tidak nyaman. Karena itu jika terlalu banyak barang, maka ruang gerak jadi minim dan tubuh mudah lelah.
Berita Terkait
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
-
Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?