Suara.com - Meski dikenal sebagai kendaraan yang ramah lingkungan, salah satu kelemahan utama mobil listrik adalah ia tak memiliki suara berisik layaknya mobil-mobil berbahan bakar minyak.
Mengutip Engadget, kendaraan listrik di benua Eropa harus dilengkapi dengan perangkat pemancar kebisingan (Acoustic Vehicle Alert System/ AVAS) yang aktif saat kendaraan melaju di bawah 19 km/jam.
Hal ini dimaksud agar pengguna jalan lain, terutama pejalan kaki serta pesepeda dapat mengetahui jika ada kendaraan di dekatnya. Dengam begitu sesama pengguna jalan dapat merasa lebih aman.
Sistem AVAS sendiri sebenarnya bukanlah suara yang bising sehingga menggangu pengguna jalan lain. Suara yang dihasilkan oleh sistem ini justru merdu layaknya harmoni alat musik.
Selain itu, suara ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan membantu kendaraan listrik agar lebih cepat diterima oleh masyarakat.
Di Indonesia sendiri, Eniya Listiani Dewi, Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi, dan Material Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dalam sebuah kesempatan telah menyampaikan bila Peraturan Presiden terkait mobil listrik akan segera terbit dalam waktu dekat.
"Pemerintah serius untuk mengembangkan mobil listrik, dan dalam waktu dekat akan diterbitkan Peraturan Presiden tentang kendaraan berbasis baterai," papar Eniya,usai mengisi kuliah umum di Fakultas Teknik Universitas Tidar (Untidar) Magelang.
Ia menambahkan bahwa hal yang menjadi konsentrasi utama bila mobil listrik masuk adalah kesiapan infrastruktur dan industri lokal.
Lebih lanjut Eniya Listiani Dewi menambahkan bahwa Perpres ini sempat menjadi perdebatan, menyangkut perusahaan yang akan membuat mobil listrik bermerek nasional atau charging station bermerek nasional itu memiliki persentase investasi sebesar 51 persen lokal, dan 49 persen boleh dari luar.
Baca Juga: Sebentar Lagi, Peraturan Presiden Tentang Mobil Listrik Siap Terbit
Berita Terkait
-
Awas Terjebak! Pindah ke EV Saat Krisis BBM Cuma Pindah Masalah
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD April 2026, Mulai Rp199 Jutaan
-
Dominasi Mobil Jepang Runtuh Dampak Serbuan Kendaraan Listrik Tiongkok di Australia
-
BMW Ragukan Inovasi Pengisian Daya Super Cepat Milik BYD Karena Risiko Baterai
-
Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Daftar Harga Motor Suzuki Terbaru April 2026: Intip Spesifikasi dan Pilihan Modelnya!
-
Estimasi Ongkos Motor Listrik vs Motor Bensin Jangka Waktu 5 Tahun, Mending Mana?
-
Isi Garasi Jaksa Wira Arizona di Kasus Videografer Amsal Sitepu, Tunggal Harga Menggelegar
-
Update Daftar Harga Motor Kawasaki Terbaru April 2026, Berapa Banderol Ninja 250?
-
Charging Cuma 1,5 Jam? Kenali United RX6000, Motor Listrik Performa Garang untuk Petualang
-
Update Harga Motor Listrik Honda April 2026: Dari ICON e: hingga CUV e:, Cek Spesifikasi Lengkapnya
-
Awas Terjebak! Pindah ke EV Saat Krisis BBM Cuma Pindah Masalah
-
Update Harga Honda Scoopy April 2026 Semua Varian, Ketahui Bedanya Sebelum Beli
-
Sama-sama RON 92, Intip Perbedaan Formula BBM Pertamina Hingga Shell
-
5 SUV Bekas Harga Diprediksi Terjun Bebas di 2026, Cek Daftarnya