Suara.com - Sebuah hasil penelitian tentang kecenderungan pembeli mobil untuk kali perdana diungkap oleh salah satu harian kenamaan Inggris, The Independent. Kesimpulannya: jutaan pembeli mobil pertama kali membelanjakan uang untuk mendapatkan kendaraan tanpa memeriksanya secara rinci.
Menurut penelitian itu, para calon pembeli biasanya menabung paling tidak sebanyak GBP 3 ribu atau sekitar Rp 60 juta untuk mendapatkan mobil impiannya. Lantas kekurangan pendanaan dipikirkan kemudian. Tak hanya soal pendanaan, sebanyak 63 persen pembeli tidak melakukan pemeriksaan secara relevan saat akan meminang si mobil baru. Sedangkan tujuh dari setiap 10 responden kurang memahami sebenarnya apa yang paling diinginkan dari produk itu, dan 40 persen di antaranya bahkan tidak melakukan test-drive terlebih dahulu.
Akibat dari kekurangsadaran saat akan membeli mobil ini, setengah dari seribu orang calon pembeli yang disurvei atau menjadi responden, menyesali kendaraan hasil pembelian perdana itu.
"Keputusan pembelian mobil pertama Anda biasanya adalah hasil dari kepala versus hati. Sehingga menghasilkan putusan bersemangat, namun bisa jadi kewalahan menghadapi kondisi teknis mobil," papar Keith Adams, editor Parkers, penggagas penelitian itu.
"Hasil studi kami mengungkapkan banyak orang langsung masuk dealer atau showroom, dan membeli mobil tanpa melakukan penelitian atau melakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan malahan membincangkannya via telepon," tandasnya.
"Pembeli yang melakukan pemilihan model atau tipe secara terburu-buru dan tidak menelaah fitur, fungsi serta peruntukan mobil, biasanya memiliki putusan berakhir dengan kondisi pendanaan ruwet, melakukan pemangkasan asuransi mobil, mengalami kendala teknis dan mengundang risiko keselamatan bagi diri mereka sendiri maupun penumpang," imbuh Keith Adams.
Menurut hasil penelitian, pembeli mobil di London menempati urutan paling tinggi soal kebingungan, sebesar 25 persen. Sementara pembeli di kawasan tenggara London, seperti County of Essex dan County of Kent, tergolong paling bersemangat membeli mobil baru, yaitu mencapai 51 persen.
Agar tidak bimbang sekaligus tidak menyesali pilihan, berikut beberapa tips dikemukakan Keith Adams, seperti dituliskan The Independent:
1 Lakukan penelitian mendalam atas kendaraan yang diinginkan, baik soal teknis maupun hukum atau legal, seperti biaya asuransi serta cakupan penggantian kerusakan.
2. Jangan abaikan panduan pembelian, bahkan jargon pariwara atau iklan juga layak dimengerti karena secara kasar memberikan gambaran peruntukan si calon tunggangan.
3. Ajak keluarga, kerabat, serta teman untuk berdiskusi dan dengar pula pendapat mereka sebagai masukan berguna.
4. Tetapkan pola model perawatan atau servis berkala yang akan diadopsi, karena saat mobil ingin dijual lagi, tangan kedua akan meneliti kondisi mobil secara keseluruhan, biaya asuransi, sampai jarak tempuh yang sudah dilakoni.
Baca Juga: Tol Trans Jawa Dongkrak Industri Otomotif, Namun Ada Konsekuensinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet