Suara.com - Departemen Transportasi Inggris baru saja mengumumkan akan menguji coba kamera detektor kebisingan yang dirancang untuk memantau para pengguna knalpot racing atau brong, blombongan, alias bobokan dalam bahasa setempat di Tanah Air.
Menanggapi inisiatif pembuatan kamera detektor suara bising ini, Sekretaris Transportasi, Chris Grayling menyatakan bahwa polusi suara menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan warga Britania Raya.
"Teknologi baru akan membantu merancang kota-kota kami lebih tenang, dan kami berharap kamera baru ini bisa bekerja secara efektif," ujar Chris Grayling, seperti dikutip dari MotorcycleNews.
Ia menambahkan, mikrofon nantinya akan merekam suara kendaraan yang lewat, sebelum kamera pengambil gambar beroperasi. Gabungan level suara yang dihasilkan serta profil kendaraan yang tercetak adalah bukti visual dan audio bagi para kendaraan pelanggar aturan.
"Alat ini ditujukan untuk pengemudi dan pengendara kendaraan dengan knalpot ilegal serta memacu kendaraan secara berlebihan," tegas Chris Grayling.
Kamera pemantau atau detektor kebisingan ini akan segera diuji coba, dan berdasarkan sebuah penelitian disebutkan bila kebisingan jangka panjang terjadi terus-menerus mampu memberikan implikasi terhadap kesehatan fisik dan mental, termasuk stres, serta penyebab tekanan darah tinggi.
Selain itu, hingga kini penegakan hukum atas batas kebisingan juga masih dilakukan secara subjektif oleh petugas patroli polisi. Namun dengan sistem baru ini, tiada ampun lagi. Penggunaan knalpot tak sesuai peruntukan serta menimbulkan keresahan warga pasti bisa ditindak atas dasar menimbulkan suara yang melanggar ketentuan berlaku.
Baca Juga: Perhatikan: 4 Masalah Mengintai Jika Telat Ganti Oli Mesin
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet