Trail Adventure 2019 diikuti sebanyak 1.000 peserta pecinta motor trail dari dalam dan luar negeri, menjadi rangkaian Festival "Beautiful Malino 2019" [ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/wsj].

Suara.com - Aktivitas menikmati keelokan alam setelah berlelah-lelah memacu motor trail mengikuti kontur bukit dan lembah bisa ditemukan dalam acara "Beautiful Malino 2019" yang digelar di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Harapannya, peserta memiliki kesadaran ikut menjaga lingkungan sekitar, sehingga tidak meninggalkan sampah pun bekas-bekas kegiatan otomotif di kawasan pergelaran.

Peserta mengendarai motornya saat mengikuti Trail Adventure 2019 di kota wisata Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (13/7/2019) [ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/wsj].

Dikutip dari kantor berita Antara, pekan lalu (12-14/7/2019) digelar "Trail Adventure 2019" di kota wisata Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Acara ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian festival "Beautiful Malino 2019". Yaitu sebuah acara wisata yang dikemas dalam bentuk berbagai pertunjukan. Mulai parade mobil hias dengan materi utama bunga-bunga indah, kemping musim kemarau alias summer camp di hutan pinus Malino, pentas band Gigi, "International Mountain Bike Beautiful Malino 2019", serta "Trail Adventure 2019" sendiri.

Khusus acara "Trail Adventure 2019", peserta hadir dari pencinta motor trail atau kendaraan roda dua tipe off-road asal dalam dan luar neeri, dengan jumlah tembus seribu orang.

Baik event "International Mountain Bike Beautiful Malino 2019" maupun "Trail Adventure 2019" menggunakan trek di seputar kawasan hutan pinus Malino di Kabupaten Gowa. Rutenya melintasi Kampung Veteran Tinggimoncong, serta dipungkas di kawasan air terjun Takapala Malino.

Acara dibuka oleh Abdul Rauf Malaganni, Wakil Bupati Gowa. Dalam sambutannya saat melepas para pesepeda gunung dan crosser menyatakan, "Rasa bangga dan terima kasih pastinya untuk para peserta yang telah berpartisipasi pada lomba ini. Insyaallah kami akan laksanakan setiap tahunnya." katanya.

Di samping itu, Wakil Bupati Gowa juga menyampaikan agar didoakan acara di Malino ini bisa dijadikan bagian dari destinasi pariwisata nasional.

"Semoga "Beautiful Malino" bisa menjadi event kalender nasional dari Kementerian Pariwisata atau Kemenpar RI," tutupnya.