Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mendukung langkah Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait aturan kendaraan listrik yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) dan mengaku mulai melakukan studi internal untuk menindaklanjuti kebijakan tersebut.
Donny Saputra Direktur Pemasaran 4W PT SIS mengatakan pihaknya saat ini sudah melakukan kordinasi dengan prinsipal di Jepang terkait kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
"Secara prinsip kami akan support program pemerintah. Saat ini kami dalam proses studi internal dan terus berkoordinasi dengan kantor pusat kami untuk implementasi support dari kami (Suzuki Indonesia)," ujar Donny Saputra saat dihubungi Suara.com di Jakarta, Jumat (9/8/2019).
Namun sayangnya saat ditanyai kesiapan Suzuki Indonesia dalam menyambut era kendaraan listrik, Donny mengaku belum dapat menjawab secara rinci produk apa yang akan ditawarkan.
"Untuk produk dan harga kami belum bisa jawab secara detail," terang Donny.
Dalam Perpres mobil listrik, pemerintah akan memberikan insentif dari PPnBM untuk kendaraan bertenaga listrik berdasarkan tingkat kadar emisi. Nilai insentifnya, apabila full electric atau fuel cell yang emisinya nol alias 0, (maka) PPnBm-nya 0.
Sementara soal TKDN atau Tingkat Komponen Dalam Negeri, aturan mewajibkan produsen mobil listrik menggunakan minimal 35 persen komponen yang diproduksi di dalam negeri.
Akan tetapi, pabrikan akan diberikan kesempatan untuk mengimpor kendaraan berbasis listrik dalam bentuk Completely Build Up (CBU) pada tahap awal. Dalam waktu tiga tahun setelahnya, TKDN 35 persen akan diwajibkan.
Baca Juga: Bebas Ganjil Genap, Anies Ingin Warga Jakarta Beli Mobil Listrik
Berita Terkait
-
Changan Deepal S07 SUV Listrik Mewah dengan Teknologi Canggih dan Harga Kompetitif
-
Apa Saja yang Perlu Disiapkan sebelum Beli Mobil Listrik Bekas?
-
5 Mobil yang Paling Cocok Buat Orang yang Malas Ganti Oli, Mulai Rp60 Jutaan
-
Tips Rawat Mobil Listrik dan Hybrid Setelah Dibawa Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Solusi Cerdas Pajak Anti Mahal: 5 Mobil Semewah HR-V tapi Harga bak Brio Satya Baru
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
4 Cara Berkendara Hemat BBM untuk Mobil dan Motor, Mudah Diterapkan!
-
6 Mobil Diesel Paling Awet untuk Jangka Panjang, Bandel dan Minim Rewel
-
Penjualan LCGC Turun, Honda Nilai Kenaikan Harga BBM Bisa Jadi Peluang Baru
-
7 Cara Menghemat BBM Motor Matic untuk Aktivitas Harian yang Lebih Irit
-
Lamborghini Coret Rencana Supercar Listrik Demi Kembangkan Penantang Ferrari
-
Changan Deepal S07 SUV Listrik Mewah dengan Teknologi Canggih dan Harga Kompetitif
-
Pulang Mudik Lebaran? Segera Cek 4 Bagian Vital Mobil Ini Biar Mesin Tetap Awet
-
Apa Saja yang Perlu Disiapkan sebelum Beli Mobil Listrik Bekas?
-
Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia
-
Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta