Suara.com - Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia adalah sebuah trek jalan raya yang begitu dipuja sekaligus ditakuti para driver. Suara.com merasakan keseruan itu sejak menjejakkan kaki pertama kali ke sana, dan bercakap-cakap dengan Sir Jackie Stewart, legenda driver balap Formula One (F1) pemegang gelar juara dunia tiga kali.
"Inilah salah satu sirkuit klasik yang disukai sekaligus ditakuti para driver. Trek menantang, sulit ditaklukkan, terkadang mengecoh," demikian ucapannya, kilas balik saat dijumpai di Fosters Belgian GP 2000.
Kini, hampir 20 tahun berlalu, sirkuit Spa-Francorchamps menelan korban jiwa. Meski bukan dari F1 melainkan Formula Two (F2), namun memiliki akar sama: balap single seater. F2 adalah balapan satu jenjang di bawah F1. Pebalap yang mengalami nahas itu adalah Anthoine Hubert, driver asal Prancis berusia 22 tahun yang berlaga di bawah naungan BWT Arden Team.
Sebagai catatan, nama beberapa tikungan yang seru ditonton sekaligus bikin hati berdebar, termasuk driver, antara lain adalah Raidillon, La Source, Blanchimont, dan Stavelot. Para jurnalis gemar memilih dua nama pertama, karena tontonan terasa lebih dahsyat.
Dalam kejadian nahas pekan lalu (1/9/2019), balap F2 baru saja berlangsung sekitar dua lap, saat Anthoine Hubert kehilangan kendali atas jet tunggangan balapnya. Ia menerjang dinding pembatas di Raidillon yang berlokasi di Eau Rouge, dan terpental kembali ke tengah trek.
Ia "disambut" kendaraan milik Juan Manuel Correa, driver asal Amerika, hingga kondisinya maupun tunggangan semakin mengenaskan. Kedua driver dilarikan ke rumah sakit, CHU Liege Hospital (kota besar terdekat dari Spa-Francorchamps).
Sayangnya, nyawa Anthoine Hubert tak bisa diselamatkan, sementara Juan Manuel Correa menjalani operasi dan disebutkan kondisinya stabil, demikian diwartakan BBC Sport.
Dari Autosport dilansir bahwa Michael Masi, F1 Race Director menyatakan bahwa FIA (Federation Internationale de l'Automobile) saat ini tengah melakukan investigasi atas peristiwa nahas itu, tanpa menambahkan keterangan waktu hingga kapan dituntaskan.
Dengan kejadian ini, dalam kedukaan sangat mendalam, mesti disebutkan bahwa Anthoine Hubert menjadi korban terbaru celaka dari group pentas balap single seater. Sangat menggambarkan ujaran "Motorsport is dangerous", sebagaimana tertulis jelas di press room, paddock, garage, pit, sampai ID Press para peliput, termasuk yang dikenakan Suara.com saat itu.
Baca Juga: Top 5 Kabar Otomotif Sepekan: Menteri Naik Motor, Tesla Dijual
Sebelumnya, di pentas F1 terdapat nama Ayrton Senna (Williams) yang meninggal akibat menabrak pembatas di Tamburello Corner, Sirkuit Enzo e Dino Ferrari, Monza, dalam F1 GP San Marino 1994.
Lantas Jules Bianchi (Marussia F1), wafat di Centre Hospitalier Universitaire di Nice, Prancis pada 17 Juli 2015 dalam kondisi koma, setelah nahas menabrak crane pengangkut tunggangan Adrian Sutil (Sauber) dalam F1 GP Suzuka 2014.
Dan, hanya sehari sebelum kejadian nahas Ayrton Senna, driver F1, Roland Ratzenberger juga meninggal di sirkuit sama akibat kecelakaan menabrak dinding pembatas di Villeneuve Corner, Sirkuit Imola. Sebelum itu, pada 1986, driver F1 Elio de Angelis wafat saat pengetesan di Sirkuit Paul Ricard, Prancis.
Berikut, beberapa profil mereka di bawah ini.
1. Senna Day, Perhelatan Indah 25 Tahun Kepergian Ayrton Senna
"Ole, ole, ole, ola ... Senna, Senna ...." pemandu acara Senna Day 2019 mengawali seremoni sebelum dilangsungkannya 5K Marathon di Autodromo Jose Carlos Pace, Interlagos, Brasil (1/5/2019), dalam peringatan 25 tahun wafatnya sang driver legendaris Ayrton Senna di Formula One (F1) Grand Prix atau GP San Marino 1994.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak