Tokyo Radiator Selamat Sempurna menjalankan operasinya di Kompleks Industri ADR, Kadu Jaya, Curug, Tangerang, Banten.
PT Armada Indah Agung Glass
Armada Indah Agung Glass merupakan perusahaan pemasok kaca mobil Esemka. Perusahaan ini beralamat di Jalan Magelang-Purworejo 11, Magelang, Jawa Tengah.
Tidak banyak informasi mengenai perusahaan penyedia kaca otomotif ini, selain mengenai produk-produknya yang sudah banyak digunakan pada armada-armada bus milik perusahaan otobus angkutan penumpang.
PT Pasindo
Perusahaan yang beralamat di Balikpapan, Kalimantan Timur ini merupakan pemasok komponen rem untuk Esemka. Pasindo selama ini dikenal sebagai pemasok suku cadang alat berat, termasuk Caterpillar, Komatsu, Hitachi, dan Daewoo.
Pasindo juga memasok suku cadang untuk truk Hino, Isuzu, juga Scania.
PT Indospring Tbk
Perusahaan yang beralamat di Gresik, Jawa Timur, ini merupakan pemasok komponen komponen shockbreaker untuk Esemka. Indospring memiliki reputasi yang tidak diragukan lagi karena selama ini mamasok pegas untuk kendaraan bermotor, baik pegas daun maupun pegas keong (ulir).
Baca Juga: Baru Dirilis Kemarin, Mobil Double Cabin Esemka Digdaya Kedapatan Mengaspal
Indospring selama ini memasok komponen pegas perangkat supsensi untuk Astra Honda Motor, Daewoo, Daihatsu, General Motors, Hino, Hyundai, Isuzu, Kawasaki, Kia Motors, KYB, Nissan, Suzuki, Mercedes-Benz, Mitsubishi Motors, bahkan kendaraan berat seperti MAN dan UD Trucks.
PT INKA
BUMN kereta api ini sudah sangat dikenal di Indonesia dan sudah banyak memasok dan membangun armada kereta untuk PT Kereta Api Indonesia (KAI). Perusahaan yang beroperasi dan berkantor pusat di Madiun, Jawa Timur ini memasok komponen tangki bahan bakar dan sasis untuk mobil Esemka.
INKA (Persero) yang didirikan pada 18 Mei 1981 ini merupakan produsen kereta api terintegrasi pertama di Asia Tenggara. Produk utama INKA antara lain kereta kelas eksekutif stainles steel, light rail transit (LRT), kereta rel listrik (KRL), dan lokomotif diesel hidrolik.
Perusahaan ini juga memproduksi gerbong barang, kereta khusus, dan produk pengembangan lainnya.
Berita Terkait
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Kejutan Agrinas Bawa Tata Yodha: Adu Mekanik Lawan Esemka Bima, Siapa Menang?
-
Polemik Koperasi Merah Putih: Mengapa Pilih Mahindra Ketimbang Esemka? Cek Perbandingannya
-
5 Fakta Program Mobil Nasional: Pemerintah Enggan Ulangi Tragedi Esemka dan Timor
-
19 Mobil Nasional yang Pernah Eksis, Mampukah Proyek Era Prabowo Mengakhiri Kutukan Kegagalan?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik
-
BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam
-
Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta
-
Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan
-
Terpopuler: Harley-Davidson Murah, Adu Awet Ertiga vs Avanza
-
Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
-
Hyundai Diam-Diam Siapkan Staria Hybrid untuk Pasar Indonesia
-
Pesona Suzuki GN 160: Mending Mana Dibanding Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175?
-
Suzuki Karimun Wagon R Hadir Lagi: Kebal Bensin Etanol hingga 85 Persen, Harga Cuma Segini
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun