Suara.com - Bagi para pemilik mobil yang merasa risih dengan ruang mesin mobil yang teramat kotor, harap berpikir ulang jika Anda hendak mencuci bagian tersebut.
Dikutip dari situs resmi Suzuki Indonesia, hal tersebut dapat membuat mesin menjadi rusak. Apalagi jika pencucian tersebut dilakukan dengan menggunakan penyemprot air bertekanan tinggi.
Namun hal itu tak berarti bahwa ruang mesin tak mungkin dibersihkan. Yakni dengan menggunakan lap microfiber serta sikat.
Usahakan hanya menggunakan air pada lap microfiber sesedikit mungkin, apalagi jika anda sedang membersihkan bagian kelistrikan mobil.
Selain itu, agar efektif anda bisa menggunakan cairan penghilang noda oli untuk menangkal noda membandel.
Hal itu bakal memudahkan anda untuk menghilangkan noda tanpa harus repot-repot membersihkan dengan air berlebih.
Sebisa mungkin, pastikan bagian ECU tidak terkena air, karena rusaknya perangkat tersebut bakal membuat kendaraan otomatis ngadat.
Hal ini dikarenakan komponen tersebut mempunyai banyak sensor yang rentan rusak jika terkena air.
Baca Juga: Pamer 7 Rolls Royce, Begini Kondisi Garasi Mobil Floyd Mayweather
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas