Suara.com - Persoalan kemacetan lalu lintas adalah hal yang mewarnai keseharian. Upaya untuk mengurai persoalan terhentinya banyak kendaraan di sebuah simpul adalah hal yang mesti dilakukan berbagai pihak terkait.
Dikutip dari kantor berita Antara, peristiwa macet antara lain terjadi di simpang lampu merah Mayang, Kota Jambi. Di daerah ini, kerap terjadi kemacetan yang begitu panjang, hingga mencapai Tugu Juang, salah satu ikon Kota Jambi.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memasang area traffic control system (ATCS) dan CCTV di beberapa simpang di Kota Jambi, Provinsi Jambi, agar kemacetan di daerah itu bisa diurai.
"Melalui ATCS, lampu merah di persimpangan Kota Jambi bisa diatur melalui ruangan city operation center (COC). Jika terjadi macet panjang, dengan pengaturan ini kemacetan bisa diurai," papar Saleh Ridho, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, di Jambi, Selasa (8/10/2019).
Diteruskannya bahwa berkat adanya ATCS, lampu merah di simpang Kota Jambi bisa diatur. Jika kemacetan mulai panjang, lampu merah di simpang mampu diubah menjadi lampu hijau melalui ruang COC di kantor Wali Kota.
Harapannya, seperti diakui oleh Saleh Ridho, kelanjutan dari ATCS dan CCTV adalah sistim electronic trafic law enforcement (E-TLE) atau lebih populer disebut sebagai tilang elektronik atau e-tilang, sehingga ketertiban bisa menjadi lebih maksimal.
Sayangnya, hingga saat ini e-tilang belum direalisasikan. Penerapannya terkendala dalam pengantaran surat tilang kepada warga yang ditilang secara elektronik.
Sejak ACTS dan CCTV dipasang di Kota Jambi pada Desember 2018, jumlah tilang online mencapai 888 surat tilang. Namun hanya 300 surat tilang yang telah diantar kepada para pelanggar lalu lintas di kota ini.
"Bersama Polresta Kota Jambi, kami masih kesulitan dalam pengantaran surat tilang, sehingga harus ada kerja sama antara Polresta, Dishub dan kantor layanan jasa pengiriman," jelas Saleh Ridho.
Baca Juga: 5 Best Berita Otomotif Pagi: Test Drive Mobil Hybrid, Pemotor Merokok
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Jambi dalam waktu dekat akan menggelar rapat forum lalu lintas, di antaranya melibatkan Ditlantas dan instansi terkait seperti PT Pos sehingga pengiriman surat dokumentasi pelanggaran bisa dikirim secara keseluruhan.
Sampai saat ini, tersedia 10 alat ATCS dan 19 simpang yang dipasang CCTV. Pemasangannya mencapai Rp 4,5 miliar. Dan pelanggaran paling sering dilakukan adalah ketidaktertiban mengenakan helm dan memasang spion bagi para pengguna sepeda motor atau roda dua. Sedangkan para pengguna mobil atau roda empat tidak menggunakan seatbelt atau sabuk keselamatan, serta berputar arah di sembarang tempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?