Suara.com - Teknik pengereman yang tepat ketika berkendara motor menjadi salah satu faktor penentu keselamatan saat harus berkendara di musim hujan. Sebab jika salah perhitungan tentu bisa membuat motor tergelincir.
Menurut Sony Susmana, Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia, mengerem saat berkendara di kondisi hujan memiliki teknik tersendiri.
"Untuk motor, biasakan handle rem depan dipencet berbarengan dengan tekanan yang berbeda. Depan 60 persen dan belakang 40 persen," ujar Sony saat dihubungi Suara.com, Kamis (7/11/2019).
Dia menambahkan, saat melakukan pengereman dikondisi hujan, biasakan motor dalam keadaan tegak.
"Ini untuk menghindari selip akibat motor tidak seimbang," timpalnya lagi.
Sedangkan untuk pengguna motor matik, hendaknya lebih memperhatikan perhatikan posisi kaki agar berada di atas footrest. Terkadang, ada yang diangkat ke atas agar tidak kena cipratan air.
"Mengangkat kaki tinggi-tinggi untuk menghindari cipratan air justru akan membuat motor tidak stabil karena titik berat motor berpindah ke atas," tambah Sony.
Terakhir, Ia menyarankan, jangan pernah berpikiran mengurangi tekanan angin pada ban untuk mendapatkan grip yang baik. Sebab, kurangnya tekanan angin ban justru menbuat ban kehilangan grip ke permukaan aspal.
Baca Juga: Cara Merawat Helm yang Basah saat Hujan
Berita Terkait
-
Sistem Pengereman Otomatis Ternyata Mampu Tekan Angka Kecelakaan
-
Pedal Bergetar Saat Ngerem Mendadak? Bisa Pertanda Kerusakan
-
Penting untuk Keselamatan, Begini Cara Merawat Rem Cakram
-
Canggih Abis, Inilah Cara Kerja Sistem Pengereman di Mobil Formula 1
-
Kecelakaan di Jalur Curam, Fitur Rem CBS Motor Matic Jadi Sorotan Warganet
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?