Suara.com - Penjualan mobil penumpang global diprediksi akan mengalami penurunan sebanyak 3,1 juta unit atau turun 4%, demikian prediksi tim ekonomi Fitch Ratings berdasarkan data International Organisation of Motor Vehicle Manufacturers.
Pada 2019, penjualan mobil di dunia diperkirakan merosot ke sekitar 77,5 juta unit. Sementara tahun sebelumnya, penjualan mobil penumpang secara global tercatat sebanyak 80,6 juta unit, turun dari 81,8 juta unit pada 2017.
China sebagai pasar mobil terbesar dunia juga mengalami penurunan penjualan yang cukup tajam. Negeri Tirai Bambu mengalami penurunan 11 % pada periode Januari-Oktober 2019 dibanding periode yang sama tahun lalu.
Menyusutnya pasar mobil China mendorong penurunan penjualan mobil baru secara global. Selain itu, Amerika Serikat disebut juga mengalami hal serupa.
Di negeri Paman Sam, General Motors, Ford dan Honda sudah melakukan pengurangan produksi karena permintaan pasar yang melemah. Sedangkan negara lain yang diperkirakan mengalami penurunan adalah Brasil, Rusia, Eropa Barat, dan India.
Di Indonesia sendiri, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah merevisi target penjualan mobil hingga akhir 2019 menjadi 1 juta unit. Pada awal tahun ini, asosiasi para pelaku industri roda empat dalam negeri itu pernah menyebut optimistis targetnya 1,1 juta unit.
Ketua 1 Gaikindo, Jongkie D Sugiharto mengatakan, pihaknya pesimistis target sebelumnya tercapai, sebab penjualan Januari-Agustus terpantau melambat. Catatan penjualan nasional hingga Agustus hanya 660.286 unit, sementara periode sama tahun lalu tembus 763.444 unit.
"Bulan lalu sudah dikoreksi menjadi 1 juta unit untuk tahun ini," kata Jongkie, beberapa waktu lalu.
Menurut Jongkie, revisi target ini bukan dampak situasi politik dalam negeri. Dia menyebut koreksi itu berkaitan dengan perubahan prediksi Gaikindo usai mencermati hasil penjualan selama delapan bulan.
Baca Juga: Pasar Mobil Turun, Daihatsu Belum Bisa Tentukan Nasib
Berita Terkait
-
TMMIN Nilai Pasar Mobil Indonesia 2026 Belum Jelas
-
Duh, Transaksi di GIIAS 2025 Diperkirakan Turun, Penjualan Mobil Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Indonesia Anjlok, Pasar Mobil Malaysia Melejit
-
Pasar Mobil Indonesia Makin Suram, Penjualan Terus Turun di April
-
Penjualan Tumbuh 20 Persen, Toyota Optimistis Tatap Pasar Mobil Indonesia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya