Suara.com - Mobil yang menggunakan bahan bakar solar B30 untuk pertama kalinya harus mengganti filter bahan bakar lebih cepat, demikian hasil pengujian dari Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM yang dilansir Antara, Rabu (11/12/2019).
Kendaraan baru atau yang sebelumnya tidak menggunakan biodiesel cenderung mengalami penggantian filter bahan bakar lebih cepat di awal penggunaan B30 karena efek blocking, namun sesudahnya kembali normal.
Oleh karena itu, usulan spesifikasi bahan bakar untuk B100, kadar monogliserida maksimum adalah 0,55 persen - massa dan kadar air maksimum adalah 350 ppm. Penggunaan B100 dil uar rekomendasi ini memerlukan pengujian tambahan.
Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) diharapkan memberikan informasi adanya penggantian filter bahan bakar yang lebih cepat pada kendaraan baru atau kendaraan yang belum pernah menggunakan bahan bakar campuran biodiesel.
Terkait pasokan, dalam kesempatan lain Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Abdul Rochim menyampaikan bahwa produsen biodiesel Fatty Acid Methyl Esters (FAME) dalam negeri siap untuk memasok FAME guna mendukung program penggunaan Biodiesel 30 (B30) pada 2020 mendatang.
“Dari sisi kemampuan pasok industri, maka industri biodiesel FAME dalam negeri sangat siap untuk memasok FAME untuk kebutuhan program B30,” kata Abdul Rochim.
Rochim memaparkan sebagai pembina industri produsen biodiesel FAME, Kemenperin memastikan bahwa kapasitas terpasang produksi FAME dalam negeri mencapai 12,05 juta kilo liter, sedangkan utilisasi atau produksi aktual FAME sebesar 9,2 juta kiloliter pada 2019.
Sementara itu, kebutuhan Biodiesel FAME untuk mendukung kebijakan B30 mencapai 9,6 juta kiloliter pada 2020.
“Pada 2020 akan ada tambahan kapasitas produksi (revamping pabrik lama dan tambahan pabrik baru sebesar 1,2 juta kiloliter), sehingga total kemampuan pasok biodiesel pada 2020 mencapai 10,4 juta kiloliter,” ujar Rochim.
Baca Juga: B30 Resmi Meluncur Desember Ini
Tag
Berita Terkait
-
ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi
-
B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun
-
BBM B50 untuk Kendaraan Apa? Ini 5 Mobil Diesel yang Kompatibel
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh