Suara.com - Mantan bos Nissan sekaligus aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, Carlos Ghosn baru-baru ini membuat sebuah pernyataan yang mengejutkan. Yaitu, memprediksi bekas perusahaan yang sempat diselamatkan dari kebangkrutan serta dipimpinnya lebih dari 20 tahun akan gulung tikar dalam kurun dua sampai tiga tahun ke depan.
Hal ini dikemukakan mantan jaksa dan kritikus vokal terhadap sistem peradilan negara Jepang, Nobuo Gohara. Dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, ia memberikan informasi tentang percakapannya dengan Carlos Ghosn.
"Dia mengatakan kepada saya, bahwa Nissan mungkin akan bangkrut dalam dua hingga tiga tahun mendatang," kata Nobuo Gohara,seperti dikutip dari Motor1.
Nobuo Gohara juga menambahkan bahwa lelaki asal Lebanon kelahiran Brasil yang disebutkan minggat dari Jepang dalam sebuah kotak audio itu tidak menjelaskan secara terperinci mengapa Nissan akan menghadapi masalah keuangan. Dan Azusa Momose, juru bicara Nissan, produsen mobil asal Jepang itu menolak berkomentar terkait pernyataan Carlos Ghosn.
Sebelumnya, sebuah laporan menyebutkan bahwa penangkapan Carlos Ghosn bisa menyebabkan perpecahan aliansi antara Renault dan Nissan.
Menurut informasi, para petinggi Nissan telah melakukan diskusi untuk melakukan pemisahan manufaktur antara kedua produsen. Informasi ini kemudian didukung dengan adanya perubahan besar dalam dewan direksi Nissan.
Nobuo Gohara dan Carlos Ghosn sebelumnya telah bertemu sebanyak lima kali sebelum pengusaha berpaspor Prancis itu melarikan diri dari Jepang. Bahkan keduanya melakukan pertemuan hanya dua hari sebelum Carlos Ghosn melarikan diri ke Lebanon.
"Nissan dan jaksa bekerja sama untuk membawa kasus pidana terhadap Carlos Ghosn," kata Nobuo Gohara.
Sebagaimana diketahui, Carlos Ghosn dikenai tuduhan memperkecil jumlah pendapatan dalam pelaporan keuangan, serta memasukkan tagihan kerugian bisnis pribadi dalam rekening Nissan. Ia ditangkap menjelang akhir 2018 serta menjalani proses peradilan kurun 2019. Dan sebelum tahun baru 2020 ia berhasil melarikan diri dari Jepang serta bertemu keluarga dan menggelar konferensi pers di Lebanon.
Baca Juga: Obituari Kobe Bryant, Ini Peninggalan Mobil Edisi Khususnya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga