Suara.com - Merebaknya Virus Corona atau Coronavirus (nCoV) turut memberikan dampak besar terhadap industri otomotif. Akibat virus mematikan itu, produsen otomotif General Motor (GM) terpaksa membatasi beberapa aktivitas pabrik, di Wuhan, China.
Melansir dari Autonews, setiap karyawan disarankan tidak melakukan perjalanan jarak jauh selama batas waktu tertentu.
"Perjalanan dari dan menuju Wuhan harus berdasarkan kepentingan bisnis penting, serta mendapat izin dari pejabat setingkat manajer," demikian tulis General Motors dalam pernyataan resminya.
Keputusan ini diambil demi mengurangi risiko penyebaran virus. Kendati demikian, aktivitas pabrik di kota Wuhan diperkirakan masih akan terus berjalan normal.
"Kami tengah berfokus memperkuat lini produk dan meningkatkan efisiensi biaya produksi untuk mengantisipasi penurunan pasar kendaraan di China pada 2020," ujar Matt Tsien, President of GM China.
GM bersama pabrikan afiliasinya memproduksi 3,09 juta unit kendaraan sepanjang 2019 di pabrik Wuhan. Sementara merek lokal di bawah naungan GM seperti Wuling dan Baojun mampu menyumbang sekitar 52 persen dari penjualan mobil selama 2019.
Jajaran model yang diproduksi antara lain Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL, Sport Utility Vehicle atau SUV, serta sedan. Sejak resmi beroperasi pada 2015, pabrik GM juga mencetak beberapa komponen seperti bodi mobil, pengecatan, hingga perakitan secara umum.
Menurut rencana, GM akan terus melakukan pengembangan fasilitas pabrik dan menargetkan kapasitas produksi sebesar dua kali lipat dari tahap awal yang hanya 240 ribu unit.
Sementara dikutip dari CNN, Wuhan yang berada di Provinsi Hubei termasuk kawasan industri otomotif. Selain General Motors (GM), di antaranya ada Honda dan Renault. Pabrikan Honda tengah menghentikan produksinya berkenaan Coronavirus sebelum Hari Raya Imlek (25/1/2020), tepatnya Kamis (23/1/2020).
Baca Juga: Obituari Kobe Bryant, Ini Peninggalan Mobil Edisi Khususnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru
-
Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV
-
Alternatif Nmax dan PCX, Intip Daftar Harga Motor Listrik Alva, Mulai Berapa?
-
Mobil Listrik Jaecoo Buatan Negara Mana? Cek 4 Tipe Terlaris, Harga Mulai Rp200 Jutaan
-
Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas
-
Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda
-
Suara Audio Mobil Kurang Nendang? Ini 5 Pilihan Speaker Terbaik yang Bikin Kabin Berasa Konser!
-
Ingin Punya Honda Brio atau HR-V? Cek Update Harga Terbarunya Bulan April 2026
-
Berapa Biaya Bulanan Motor Adora? Simulasi Lengkap Isi Daya Listrik dan Cicilan