Suara.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatat pertumbuhan penjualan positif di bulan pertama 2020. Sepanjang bulan Januari lalu, sebanyak 12.603 unit mobil Honda terjual di Indonesia, meningkat tiga persen dibandingkan Januari 2019 yang tercatat sebesar 12.190 unit.
"Penjualan Januari sempat dipengaruhi beberapa faktor, seperti banjir yang mengganggu proses bisnis di sebagian dealer kami. Meskipun demikian, kontribusi dari area lainnya, terutama di luar pulau Jawa mendukung pencapaian pertumbuhan pada awal tahun ini," ujar Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, dalam keterangannya.
Honda Brio Satya ini masih menyumbangkan kontribusi tertinggi untuk Honda pada 2020 dengan penjualan sebanyak 4.348 unit untuk Januari 2020, meningkat 20 persen dibandingkan Januari tahun lalu. Sementara Honda Brio RS meraih penjualan sebesar 1.297 unit, juga meningkat 6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Penjualan Honda pada bulan pertama tahun ini juga banyak didukung oleh Honda HR-V 1.5L yang terjual sebanyak 2.329 unit dan Honda Mobilio yang terjual sebanyak 1.735 unit, atau naik 18 persen dari bulan yang sama tahun lalu.
Sedangkan jajaran model lainnya yang turut menyumbangkan penjualan adalah Honda Jazz sebanyak 1.158 unit dan Honda CR-V sebanyak 990 unit, Honda BR-V sebanyak 400, Honda HR-V 1.8L sebanyak 168 unit dan Honda Civic Hatchback sebanyak 68 unit.
Sementara untuk model premium, Honda Civic Sedan meraih penjualan sebesar 55 unit sedangkan Honda City terjual sebanyak 34 unit, Honda Accord sebanyak 15 unit, Honda Odyssey sebanyak 5 unit dan Honda Civic Type R sebanyak 1 unit.
Saat ini, Honda menawarkan program penjualan bertajuk "Honda Bebas Biaya", di mana konsumen yang melakukan pembelian produk Honda Mobilio dan Honda BR-V akan berkesempatan mendapatkan Bebas Biaya Bensin senilai 6 juta rupiah, Bebas Biaya Perawatan Berkala (Jasa+Parts hingga 40.000 km atau 4 tahun) dan Bebas biaya Asuransi senilai 5 juta rupiah.
Sementara untuk pembelian Honda Brio, HR-V dan CR-V akan berkesempatan mendapat Bebas Biaya Perawatan Berkala. Selain itu, konsumen yang melakukan pembelian Honda HR-V di acara Special Week akan mendapatkan uang bensin Rp 2 juta rupiah sedangkan konsumen yang melakukan pembelian Honda CR-V akan mendapatkan emas sebesar 5 gr.
Yuk, jangan lewatkan kesempatan penawaran khusus dari Honda ini.
Baca Juga: Dampak COVID-19, Penggemar Sport Otomotif F1 Mesti Bersabar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?