Suara.com - Tekanan angin pada ban menjadi salah satu faktor pendukung keselamatan saat berkendara. Lalu sebenarnya bagaimana menakar tekanan angin yang baik, lebih rendah atau lebih tinggi?
Manager Training PT Sumi Rubber (Dunlop), Bambang Hermanu, menegaskan tekanan ban yang benar adalah harus pas atau tidak kurang dan tidak lebih.
"Sebenarnya yang benar itu tekanan angin harus pas. Tapi kalau terpaksa lebih baik pilih tekanan angin yang berlebih, ini lebih aman daripada ban dengan tekanan angin yang kurang," ujar Bambang Hermanu, di Cikarang, Jawa Barat.
Sederhananya, Bambang mengumpamakan tekanan angin pada ban merupakan kebalikannya dari tekanan darah manusia.
Kalau manusia tekanan darah lebih tinggi itu lebih berbahaya dibandingkan dengan rendah. Tapi kalau ban tekanan anginnya lebih rendah itu lebih berbahaya dibandingkan dengan lebih tinggi.
Karena, lanjut Bambang, jika tekanan angin pada ban rendah, ini ban akan defleksi (bergerak naik-turun) terus karena terlalu empuk dan ini akan gerak-gerak terus.
"Pada titik panas tertentu, maka kawat bisa terputus. Kalau sudah putus satu, ini akan merembet ke kawat lainnya," terang Bambang
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Nissan March Berapa Silinder? Intip Harga Seken, Spek, Pajak Tahunan, Konsumsi BBM
-
Mobil Nissan Apa Saja? Intip Daftar Harganya Februari 2026 dari SUV, MPV hingga Mobil Listrik
-
Arsitektur e-Platform BYD Menjadi Standar Baru Kendaraan Listrik Masa Depan di Indonesia
-
Brio RS CVT Kalah Murah, Mitsubishi Eclipse Cross 2020 vs Toyota C-HR 2020 Mending Mana?
-
Hyundai Masih Bidik Pasar Mobil Listrik Meski Tanpa Insentif dari Pemerintah
-
Kenapa Ban Motor Depan dan Belakang Dibuat Beda? Simak 3 Alasan Penting Ini
-
Harga Mitsubishi Outlander Sport Mepet Suzuki S-Cross, Mending Mana?
-
4 Contoh Mobil 7 Seater Bekas yang Perlu Dihindari Kalau Budget Perawatan Pas-pasan
-
Alphard Versi Murah vs Denza D9, Kamu Tim Mana?
-
Helm Shark Perkenalkan Visor Canggih yang Bisa Berubah Warna dalam Satu Detik