Suara.com - Tekanan angin pada ban menjadi salah satu faktor pendukung keselamatan saat berkendara. Lalu sebenarnya bagaimana menakar tekanan angin yang baik, lebih rendah atau lebih tinggi?
Manager Training PT Sumi Rubber (Dunlop), Bambang Hermanu, menegaskan tekanan ban yang benar adalah harus pas atau tidak kurang dan tidak lebih.
"Sebenarnya yang benar itu tekanan angin harus pas. Tapi kalau terpaksa lebih baik pilih tekanan angin yang berlebih, ini lebih aman daripada ban dengan tekanan angin yang kurang," ujar Bambang Hermanu, di Cikarang, Jawa Barat.
Sederhananya, Bambang mengumpamakan tekanan angin pada ban merupakan kebalikannya dari tekanan darah manusia.
Kalau manusia tekanan darah lebih tinggi itu lebih berbahaya dibandingkan dengan rendah. Tapi kalau ban tekanan anginnya lebih rendah itu lebih berbahaya dibandingkan dengan lebih tinggi.
Karena, lanjut Bambang, jika tekanan angin pada ban rendah, ini ban akan defleksi (bergerak naik-turun) terus karena terlalu empuk dan ini akan gerak-gerak terus.
"Pada titik panas tertentu, maka kawat bisa terputus. Kalau sudah putus satu, ini akan merembet ke kawat lainnya," terang Bambang
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte