Suara.com - Helm merupakan perangkat penting bagi keselamatan pengendara kendaraan. Sebagai salah satu perangkat safety, hendaknya saat memilih dan membeli helm pastikan memiliki standar khusus seperti SNI (standar Nasional Indonesia).
Helm yang beredar di Indonesia pun cukup beragam mulai dari harga termurah hingga termahal. Nah buat yang doyan dengan style, biasanya pemotor lebih memilih helm yang berharga selangit.
Tapi ada juga lho yang lebih gila ketika kepingin meminang helm keren dan langka yakni menukar motor untuk helm. Seperti yang dilakukan oleh pria satu ini.
Seperti postingan yang diposting Pokpa Zul di grup jual beli rxz di Facebook, ia berbagi cerita mengenai transaksi barter helm dengan sebuah motor Yamaha RX-Z.
Dalam postingan tersebut, ia memposting helm bermerek Bell berwarna abu-abu yang laku terjual dengan ditukar Yamaha RX-Z. Pasti buat yang awam bakal terkejut nih dengan cerita ini.
Bagaimana tidak, masa iya hanya demi sebuah helm rela menukar Yamaha RX-Z nya yang notabene harga lebih mahal motor daripada helm.
Tapi buat yang sudah hobi, hal tersebut hal lumrah karena pehobi keluar duit berapapun enggak masalah asal dapat barang langka. Betul tidak?
Lalu berapa sih yak harga helm tersebut, kok ya rela pembeli menukarkan Yamaha RX-Z miliknya. Usut punya usut ternyata harga dari helm tersebut yakni 15 ribu Ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 49 jutaan.
Untuk harga motor Yamaha RX-Z sendiri di pasar motor bekas dibenderol Rp 10 jutaan dikutip dari situs jual beli olx.co.id. Kalau sudah tahu harganya jadi enggak kaget kan?
Baca Juga: Beri Bintang Satu karena Pakai Helm, Penumpang Ojol Ini Bikin Emosi
Pantas juga pemilik Yamaha RX-Z menukarkan dengan helm tersebut. Harganya selangit begitu kok.
Ya, kalau sudah hobi uang berapapun rela kok dikeluarin. Uang bukan menjadi batasan buat para pehobi ataupun kolektor. Betul tidak?
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung