Suara.com - Dalam upaya mengerem laju Coronavirus Disease atau Covid-19, pemerintah mengimbau untuk physical distancing serta aksi Work From Home (WFH). Kini, persoalan lebih kompleks karena melibatkan unsur mudik, yaitu menyambut Lebaran yang diperkirakan tiba pada 23 Mei 2020.
Sebaiknya bagaimana disikapi, mengingat sekarang pun tengah berlangsung mudik awal sehubungan adanya WFH dan anak-anak sekolah diminta belajar di rumah. Padahal, langkah mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjarangkan kontak orang per orang ini bukan berarti liburan, loh. Situasinya justru mengarah kepada lockdown alias kuncitara atau kunci sementara.
Seorang warganet dengan akun bernama Takviri menuliskan sebuah usulan yang ditujukan kepada akun Twitter resmi Presiden Joko Widodo. Menurutnya, sebaiknya para perantau dengan kendaraan pribadi saja yang bisa mudik. Dengan memenuhi persyaratan tidak boleh transit di manapun.
"Saran saya begini, Pak @jokowi, hanya pemudik dengan mobil pribadi saja yang boleh mudik. Bodi ditempelistiker supaya sampai di daerah tujuan, bisa diidentifikasi dan dikarantina, serta diawasi Pemda setempat. Di rest area tidak boleh turun dari mobil. Makan dan istirahat di dalam mobil," demikian tulisnya.
Cuitan itu dilayangkan setelah Presiden Joko Widodo melalui akun Twitter resminya menyatakan bahwa banyaknya jumlah pemudik harus diikuti dengan penanganan oleh pemerintah daerah.
"Delapan hari terakhir, ada 876 bus antarprovinsi yang membawa 14.000-an penumpang dari Jabodetabek ke provinsi lain di Jawa. Belum termasuk yang menggunakan kereta api, kapal, pesawat, dan mobil pribadi. Mobilitas orang sebesar itu sangat berisiko memperluas penyebaran Covid-19," demikian tulis Presiden Joko Widodo.
"Untuk keluarga-keluarga yang telanjur mudik ini, saya meminta para gubernur, bupati, dan wali kota untuk meningkatkan pengawasan dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hanya, screening yang dilakukan jangan sampai berlebihan," imbuh beliau.
Namun cuitan Takviri menuai pro dan kontra, mengingat banyak netizen setuju bahwa sementara ini para perantau diharapkan tidak mudik.
"Rumit dan tetap salah. Intinya kita tidak pernah tahu, siapa positif Coronavirus atau belum. Meskipun naik mobil, sampai kampung tetap menularkan virus sekeluarga," demikian tulis @SotoWedhus.
Baca Juga: Asik Main Ponsel, Pengemudi Brio Tabrak Pejalan Kaki di Lippo Karawaci
Sementara @Jhon84922990 membawakan suara bila pemudik tidak atau belum memiliki mobil. "Kasian benar ya, orang yang tidak memiliki kendaraan," tulisnya.
Bagaimana pun sebaiknya jangan, apalagi di antara calon pemudik tetap berpotensi menjadi carrier atau pembawa virus COVID-19 bagi sanak saudaranya di kampung.
Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal
Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan pula usaha tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Penjualan LCGC Turun, Honda Nilai Kenaikan Harga BBM Bisa Jadi Peluang Baru
-
7 Cara Menghemat BBM Motor Matic untuk Aktivitas Harian yang Lebih Irit
-
Lamborghini Coret Rencana Supercar Listrik Demi Kembangkan Penantang Ferrari
-
Changan Deepal S07 SUV Listrik Mewah dengan Teknologi Canggih dan Harga Kompetitif
-
Pulang Mudik Lebaran? Segera Cek 4 Bagian Vital Mobil Ini Biar Mesin Tetap Awet
-
Apa Saja yang Perlu Disiapkan sebelum Beli Mobil Listrik Bekas?
-
Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia
-
Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta
-
Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome
-
5 Rekomendasi Motor Matic yang Paling Irit BBM, Pas untuk Mobilitas Harian