Suara.com - Sebagai penyintas Coronavirus Disease (Covid-19), Italica Grondoca sangatlah inspiratif. Apalagi bagi kalangan lansia atau lanjut usia. Bayangkan, perempuan Italia ini telah berusia 102 tahun dan mampu melawan serangan pandemi global itu.
Sebagai catatan, Covid-19 menyerang segala kelompok usia. Dan pada lansia, kondisinya lebih rentan mengingat imunitas tubuh tidak sebaik orang muda apalagi anak-anak. Kondisi inilah yang menjadi pendorong imbauan di pelbagai negara, mengapa mesti melakukan pemisahan berdasar kelompok usia untuk memutus rantai penyebaran pandemi Coronavirus Disease. Lalu diaplikasikan upaya "tinggal di rumah", "belajar di rumah", serta Work From Home (WFH), sampai jaga jarak atau physical distancing.
Setelah dirawat kurun 20 hari di sebuah rumah sakit di Genoa, Italia, Nonna Linna-- panggilan Italica Grondoca yang artinya Nenek Linna--menyatakan ingin bertemu idolanya, rider MotoGP legendaris senegara, Valentino Rossi.
Dikutip dari CNN, dr Vera Sicbaldi memaparkan, "Nonna Linna menunjukkan gejala serangan Virus Corona ringan, lalu kami melakukan tes, dan hasilnya positif."
Namun, karena kegigihan Nonna Linna untuk terus bertahan hidup, akhirnya dia berhasil sembuh dan tes akhir menunjukkan kondisi negatif Covid-19.
"Tidak banyak tindakan yang kami lakukan. Ia pulih dengan sendirinya. Kondisi beliau memberi kami kekuatan dan kami memutuskan untuk mempelajarinya lebih detail. Dia juga pasien pertama yang menghadapi Flu Spanyol 1918!" lanjut dr Vera Sicbaldi.
Begitu sembuh, Nonna Linna yang berjuluk "The Immortal" itu mengungkapkan apa yang menjadi keinginannya. Renato Villa, salah satu sepupunya menyatakan bahwa nenek ini gemar dunia balap dan musik.
"Dia bermimpi bisa ketemu Valentino Rossi. Dia juga menyukai Formula One (F1), grup musik legendaris Queen, serta olah raga ice skating," tutur Renato Villa seperti dikutip dari AS.com.
Baca Juga: Harga Emas Dunia Meroket Berkat Stimulus Fiskal Global
Semoga impiannya tercapai ya, Nonna Linna. Bisa jumpa Valentino Rossi dan nonton ia turun berlaga!
Mobimoto.com/Gagah Radhitya Widiaseno
Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan imbauan tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker saat keluar dari rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Pemprov Jabar Resmi Kawinkan 13 SMK Maung dengan Puluhan Industri
-
5 Merek Lipstik Lokal dengan Varian Warna Nude Terbaik, Tahan Lama Seharian
-
Rp144,82 Miliar Raib, Begini Kronologi Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi
-
Dari Pekerja Migran Indonesia ke Pengusaha, BRI Dampingi Rosyidah Raih Sukses Bersama C'milzea
-
Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS
-
Maut Menjemput Usai MPLS: Tabrakan Beruntun 4 Motor Pelajar di Ngawi, Satu Siswa SMK Tewas
-
BRI Peduli Salurkan Ratusan Paket Sembako Lewat Gereja di Sulawesi Utara
-
Dari Pekerja Migran Jadi Pengusaha, Rosyidah Kembangkan UMKM Olahan Hasil Laut Bersama BRI
-
Kasus Suap Ubah Opini WDP ke WTP, Anggota BPK Bobby Tak Banyak Bicara usai Diperiksa KPK