Suara.com - Pandemi Virus Corona jenis baru atau Covid-19 turut mempengaruhi penjualan mobil bekas atau mobkas di Indonesia. Namun, situasi seperti ini juga bisa menjadi momentum konsumen untuk melakukan upgrade atau pembaruan atas mobil yang dimiliki mereka
President Director Mobil88, Halomoan Fischer mengatakan bahwa konsumen menengah atas memiliki motivasi bahwa kini adalah saatnya membeli mobil karena murah. Contohnya, mungkin tadinya seorang konsumen sudah mengincar Toyota Fortuner, nah sekarang jadi momentum mendapatkan unit incaran dengan harga yang lebih murah.
"Kami melihatnya bahwa ini adalah peluang, beli mobil harganya miring. Kalau tadi misalkan budgetnya Fortuner 2016, di tawar-tawar tidak tahunya mungkin bisa dapat yang tahun 2018," kata Halomoan Fischer, saat video conference dengan awak media, di Jakarta, baru-baru ini.
Lebih lanjut, ia menambahkan, di pasar mobil bekas atau mokas, motivasi konsumen di tengah pandemi memang berbeda-beda. Ada yang melihat situasi ini momentum untuk mengganti mobil yang lebih muda. Namun ada juga yang justru sengaja menjual untuk turun segmen. Karena memang situasi saat ini membuat orang membutuhkan biaya lebih.
"Banyak juga yang downgrade, karena untuk mencari cash. Jadi istilahnya tadi pakai Innova ditukar dengan Calya jadi dapat kembalian. Itu untuk konsumen menengah ke bawah," ungkap Halomoan Fischer.
Sebelumnya ia mengakui, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia turut mempengaruhi harga mobil bekas. Menurutnya, saat ini yang terjadi di pasar mobil bekas adalah supply di atas demand. Sehingga hal ini turut mempengaruhi harga dari mobil bekas itu sendiri.
"Kalau supply sudah di atas demand itu harga pasti turun. Jadi kalau ditanya harga hari ini pasti turun (harga mobil bekas)," tutup Halomoan Fischer.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19 Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Baca Juga: Adolf Hitler: Misteri Seputar Kematiannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Gak Perlu Mahal! 5 Pilihan Motor Listrik Rp14 Jutaan yang Layak Dibeli Tahun Ini
-
Honda Jazz Terakhir di Indonesia Tahun Berapa? Segini Harga Bekasnya Sekarang
-
Solar Mahal, Harga Wuling Cloud EV Seken Berapa? Alternatif Menarik untuk Dilirik
-
Makin Murah? Segini Harga Wuling Air EV Second Terbaru Akhir April 2026
-
Perbandingan Harga BBM ASEAN 2026, Indonesia Ada di Posisi Mana?
-
Daftar Harga dan Biaya Pajak Mobil Listrik BYD, Investasi Buat Jangka Panjang
-
Mobil Apa yang Bisa Pakai Bahan Bakar B50? Ini Daftarnya
-
5 Kendaraan Bebas Pajak Tahunan di 2026, Mobil Listrik Tak Termasuk?
-
Mulai 200 Jutaan! Cek Harga Lengkap Mobil KIA Terbaru yang Wajib Dilirik
-
Dolar Terbang, Plastik Naik: Berapa Harga Mobil Wuling Terbaru April 2026? 150 Masih Dapet!