Suara.com - Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla, dikabarkan kembali menghentikan operasional pabriknya di Shanghai, China. Bukan tanpa sebab, perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk ini diduga kekurangan suplai bahan baku.
Melansir Bloomberg, awalnya Tesla meliburkan sementara para pekerja pada 1-5 Mei 2020. Namun keputusan ini lebih diarahkan sebagai bentuk kebebasan berserikat untuk memperingati hari buruh. Kemudian libur karyawan ternyata diperpanjang, diimbau agar masuk pada 9 Mei 2020. Hanya informasi ini memang tidak diumumkan secara resmi oleh perusahaan.
Sejauh ini belum diketahui secara pasti alasan Tesla menghentikan aktivitas pabrik setelah kembali beroperasi. Santer terdengar, pabrik Tesla di Shanghai tak hanya kekurangan suku cadang dan rantai pasokan komponen untuk memproduksi Tesla Model 3. Namun menghadapi masalah terkait peralatan manufaktur yang harus mengalami perbaikan setelah lama tidak beroperasi.
Dengan berhentinya pabrik di China, maka Tesla saat ini tidak memproduksi satu pun mobil untuk dipasarkan k seluruh dunia. Sebab fasilitas pabrik Tesla di California, Amerika Serikat, sudah lama berhenti terkena dampak pandemi Virus Corona jenis baru atau Covid-19.
Sebagai informasi, Tesla memulai kembali produksi di Shanghai pada 10 Februari 2020. Standar ketat dipersiapkan perusahaan demi mencegah penularan Covid-19. Digunakan alat digital untuk melacak kesehatan dan rute perjalanan setiap karyawan sebelum mereka kembali ke tempat bekerja.
Selain menyediakan masker, goggles, dan disinfektan yang memadai, Tesla memantau kesehatan karyawan secara hati-hati dan mendisinfeksi area kerja setiap hari, untuk memastikan kondisi yang aman.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global
-
Geely Bertekad Menjadi Toyota Versi China di Tengah Sengitnya Persaingan Industri Otomotif
-
Hitungan Gila BBM Fortuner 2026, Uang Bensin Setahun Kini Setara 18 Gram Emas Antam
-
Mobil Listrik Geely Termurah Mulai Harga Berapa? Ini Daftar Lengkapnya di Indonesia
-
Indomobil Gelar Pameran Khusus Mobil Listrik Demi Genjot Penjualan
-
Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?
-
Penjualan Daihatsu April 2026 Melejit Sigra dan Gran Max Jadi Primadona
-
7 Mobil Pertama yang Irit BBM untuk Pasutri Baru: Harga Termurah dan Onderdil Mudah