Suara.com - Siapa yang tak kenal McLaren supercars? Kemudian kiprah team jet daratnya alias Formula One (F1)? Sekian lama sukses menorehkan nama di pentas otomotif dalam sektor balap dan non-balap, McLaren Group harus mengambil tindakan drastis. Penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah badai pandemi 2019 Novel Coronavirus atau Covid-19.
Dikutip dari pelbagai media Britania Raya, seperti BBC News dan The Guardian, McLaren Group mesti melakukan pemangkasan tenaga kerja. Kisarannya adalah 1.200 pekerjaan, dari sekitar 4.000 yang tersedia di markas mereka, kawasan Woking, Surrey, Inggris. Sekitar 30 menit bermobil dari bandara Heathrow, London.
"Kami sangat menyesalkan dampak dari upaya restrukturisasi ini, utamanya mereka yang terdampak langsung di sektor pekerjaannya. Sebenarnya kami tak menginginkan tindakan ini, karena telah melakukan serangkaian langkah penghematan biaya yang dramatis di semua area bisnis. Namun tiada pilihan lain, akhirnya harus mengurangi jumlah tenaga kerja kami," tutur Paul Walsh, Executive Chairman dari McLaren Group.
Adapun kabar pengurangan karyawan ini disebutkan perdana oleh Sky News, saat McLaren Group berupaya mengumpulkan dana sebesar 275 juta poundsterling dari investor. Untuk operasional gedung kantor pusat rancangan arsitek Norman Foster, sampai koleksi mobil klasiknya, sampai bulan lalu telah menghabiskan biaya 257 juta poundsterling. Ditambah penangguhan operasional pabrik di Woking, yang berhenti beroperasi karena protokol kesehatan Covid-19 sejak Maret 2020. Dan sayangnya, pinjaman darurat sebesar 150 juta poundsterling yang diajukan kepada pemerintah gagal didapatkan.
"Saat ini benar-benar kami ditantang, utamanya para karyawan. Namun kami merencanakan untuk hadir sebagai entitas bisnis yang efisien dan berkelanjutan dengan arah yang jelas agar bisa kembali tumbuh," ujar Paul Walsh.
Di sisi lain, tidak berjalannya kalender balap F1 disebabkan karena badai pandemi juga telah memberikan dampak besar bagi McLaren Group, apalagi, selama ini balap memberikan pemasukan sekitar 12 persen dari pendapatan grup lewat sponsor yang masuk, driver yang meraih kemenangan, bahkan penjualan merchandise.
Sebagai catatan, untuk pabrik mobilnya, McLaren baru akan memulai pengiriman perdana supercar McLaren 765LT pada Oktober 2020. Lantas di pengujung tahun ini, McLaren Elva, speedster yang atap bisa dibuka dan mesin dilapis emas 24 karat juga akan dipasarkan.
"Kami juga telah berinvestasi dalam mengembangkan mobil hybrid ringan yang akan memulai produksi akhir tahun ini dengan pengiriman pertama kepada pelanggan awal 2021," pungkasnya.
Semoga badai segera berlalu. Pasalnya nama McLaren adalah sebuah jaminan mutu. Apalagi di sektor balap F1, saat masa kejayaan team McLaren dengan prestasi ditorehkan antara lain oleh: Bruce McLaren, Dennis Hulme, Jody Schekter, Emerson Fittipaldi, Gilles Villeneuve, Keke Rosberg, James Hunt, Niki Lauda, Alain Prost, Ayrton Senna, Mika Hakkinen, Nigel Mansell, Jenson Button, Gerhard Berger, David Coulthard.
Baca Juga: 8 Tahun Cuci Darah, Gatot Bersyukur Jadi Peserta BPJS Kesehatan
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bocor Sebelum Waktunya, Inikah Penampakan 'Fortuner Baru' Berdesain Agresif SUV Masa Depan Toyota?
-
Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun
-
Punya Bobot Ekstra? Ini 5 Pilihan Skutik Paling Nyaman Biar Tenaga Nggak Ngempos di Tanjakan
-
Ramadhipa Cetak Sejarah Jadi Pebalap Indonesia Pertama Menang di Dua Ajang Dunia
-
Intip Fakta dan Spesifikasi 'EV' Roda Tiga Racikan Pindad
-
Mengamuk di Jepang! Pembuktian Buasnya Mesin CBR Series Bawa AHRT Borong Podium ARRC Motegi
-
Diam-diam Pasar Mobil PHEV Meledak di 2026, Naik Nyaris 400 Persen
-
Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya
-
Garansi Motor Yamaha Langsung Gugur saat Modifikasi Dua Bagian Ini
-
Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung