Suara.com - Perusahaan asuransi Telematika insurethebox mempelajari data pelanggan di seluruh Inggris. Temuanya, pengendara lelaki memiliki perilaku yang lebih buruk saat berada di belakang kemudi.
"Kecepatan adalah kontributor terbesar penyebab kecelakaan di Inggris. Hal ini hanya bisa dikontrol oleh pengemudi," kata Gary Stewart, Manager layanan di Insurethebox.
Berdasarkan data yang diperoleh, pengemudi lelaki disebut memacu kendaraannya dua kali lipat lebih cepat dibandingkan pengemudi perempuan.
Melansir Mirror, pengemudi lelaki terburuk ada di rentan usia 17 tahun. Rata-rata pengemudi dengan usia tersebut melaju 130 persen lebih tinggi daripada perempuan di usia yang sama.
Setelah mencapai usia tiga puluhan, laki-laki mulai memperlambat kendaraan mereka. Di masa tersebut, perbedaan dengan pengemudi perempuan turun menjadi 32 persen.
Dalam melakukan penelitian, Insurethebox memasukkan 'kotak hitam' ke mobil-mobil yang akan merekam kecepatan pengemudi.
Sistem pintar yang tidak terlihat di dalam mobil ini menggunakan kartu sim untuk mengirimkan data yang kemudian dianalisis untuk melihat seberapa aman pengendara.
Selain itu, kotak tersebut juga akan mencatat akselerasi, pengereman, jarak tempuh total, dan waktu mobil berhenti selama perjalanan.
Sebagai informasi, melaju dengan kecepatan tinggi adalah salah satu penyebab terbesar kematian di Inggris dan menyumbang 12 persen dari seluruh kecelakaan fatal.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Isuzu Tunda Peluncuran Sejumlah Mobil Baru
Berita Terkait
-
Prediksi Gaya Mengemudi Baru di GTA 6, Ada Sistem Bantuan Khusus
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
-
Negara Ini Siapkan Aturan yang Perbolehkan Berkendara Dalam Pengaruh Ganja Medis
-
Jangan Keliru, Denda Tak Punya SIM dan Lupa Membawa Ternyata Beda
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya