Suara.com - Kawasaki baru saja mengajukan hak paten untuk sistem keamanan sepeda motor. Teknologi baru ini diklaim membuat kendaraan roda dua bisa lebih peka terhadap lokasi berkendara.
Salah satu paten Kawasaki yang didaftarkan adalah kemampuan sepeda motor dalam mengumpulkan informasi sekitar lokasi berkendara. Sistem kerjanya berupa sensor dengan pemasangan pada titik vital motor seperti bagian depan, jok, juga sisi belakang motor.
Selain itu, terdapat kamera yang berfungsi memantau jalur bakal dilewati lantas mengirimkan informasinya ke sistem. Selanjutnya sistem akan segera mempelajari rintangan seperti tikungan atau kendaraan lain agar pengendara dapat lebih berhati-hati.
Sistem keamanan baru ini juga sudah dilengkapi data GPS secara real time. Dengan demikian, pengendara sepeda motor Kawasaki di masa depan diklaim akan lebih aman dengan sistem itu.
Sebagai catatan, sistem keselamatan seperti yang ditawarkan pembuat motor asal Jepang ini sebenarnya sudah banyak digunakan pada mobil.
Pada mobil masa kini, sistem yang ditawarkan biasanya berupa semacam peringatan bila pengemudi mengantuk atau keluar dari jalur saat berada di jalan raya.
Nah, ketika teknologi ini tersemat pada sepeda motor tentunya menjadi sesuatu yang cukup baru. Terlebih sistem keamanan sebagai salah satu kunci keselamatan saat berkendara.Walaupun beberapa pengendara menilai ada beberapa fitur yang cukup mengganggu karena terlalu sensintif.
Sebelum pengajuan paten Kawasaki ini, BMW juga mengajukan sebuah sistem keselamatan baru pada sepeda motor yang dipatenkan dalam World Property Intelectual Organization (WIPO).
Baca Juga: Kawasaki Ninja ZX-25R Dipastikan Meluncur di Indonesia 10 Juli
Meski belum ada pengumuman resmi dari perusahaan yang bermarkas di Jerman itu, BMW dikabarkan telah mengajukan sistem yang dinamai "perangkat perlindungan tabrakan di sepeda bermotor".
Sistem yang dibuat oleh BMW ini diklaim mampu melindungi pengendara sepeda motor jika terjadi tabrakan langsung.
Berita Terkait
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
BYD Berhasil Jadi Raja Mobil Listrik Baru Geser Dominasi Tesla dan BMW
-
Panduan Lengkap Cara Melacak Lokasi HP yang Hilang Lewat Gmail, Tak Perlu Panik
-
Awe-Awe Kedua dari Balik Pohon Tua di Tikungan Gumitir
-
Rahasia Performa Mesin Kawasaki Kini Tersedia di Toko Online Resmi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pesona Saingan Honda PCX Murah, Punya Dek Rata Super Mewah Bisa Buat Bawa Koper
-
Jadwal Lengkap ARRC Buriram 2026 Pekan Ini: Pembuktian Nyali Andalan Baru Garuda
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan