Suara.com - Telah mencapai kesepakatan di sektor pengembangan kendaraan komersial pada April 2020, Daimler AG dan Volvo Group siap meluncurkan produk bersama. Bentuknya adalah perusahaan baru bernama Daimler Truck Fuel Cell GmbH & Co. KG.
Dikutip dari kantor berita Antara, dari kemitraan Volvo dan Daimler AG, Daimler Truck Fuel Cell GmbH & Co. KG. akan meluncurkan truk kategori heavy duty dengan bahan bakar hidrogen. Adapun waktunya produksinya akan dimulai sekitar 2025.
Salah satu bagian terpenting dari kemitraan ini adalah pengembangan bersama sistem sel bahan bakar untuk diaplikasikan pada kendaraan-kendaraan komersial kedua perusahaan.
Kemudian, Daimler AG juga menjalin kemitraan dengan Roll-Royce plc, Britania Raya. Rencananya, sistem sel bahan bakar hasil kerja sama Daimler dan Volvo akan digunakan untuk Power System Division Roll-Royce. Demikian dikutip kantor berita Antara dari pernyataan resmi Daimler AG dalam pernyataan resmi, Rabu (1/7/2020).
Sebagai catatan, untuk produksi Daimler Truck Fuel Cell, salah satu hal terpenting yang dikembangkan adalah teknologi sel bahan bakar dengan penelitian para ahli di Stuttgart, Jerman.
Investasi sedang dilakukan di fasilitas canggih yang meliputi proses produksi sel bahan bakar: mulai dari pembuatan membran hingga produksi unit sel bahan bakar.
"Kami mengejar visi transportasi netral-CO2 di masa depan. Sel bahan bakar berbasis hidrogen adalah teknologi kunci yang penting strategis dalam konteks ini," jelas Martin Daum, Ketua Dewan Manajemen Daimler Truck AG dan Anggota Dewan Manajemen Daimler AG.
Proses produksi industri konvensional tidak dapat langsung ditransfer ke perangkat sel bahan bakar yang sangat kompleks dan sangat sensitif. Misalnya, pemrosesan berbagai komponen rumit terjadi dalam kisaran mikrometer (1 mikrometer = 1 juta meter).
Baca Juga: Jaguar Land Rover Kembangkan SUV Berbahan Bakar Hidrogen
Bahkan, kontaminasi terkecil dapat merusak fungsi sel bahan bakar, itulah sebabnya ruangan yang bersih dengan udara yang disaring sedang disiapkan untuk beberapa pekerjaan dalam tahapan pra-produksi. Mengoptimalkan udara sekitar dalam produksi juga sangat penting, karena sedikit saja terjadi fluktuasi suhu dan kelembapan, maka bisa menyebabkan perubahan material yang signifikan.
Ini akan membuat proses kerja jauh lebih sulit. Namun, tantangan terbesar bagi para ahli Daimler adalah mencapai siklus produksi pendek, serta hemat biaya.
Berita Terkait
-
Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis
-
Industri Kendaraan Komersial Masih Hadapi Tantangan Meski GIICOMVEC 2026 Diklaim Sukses Besar
-
GIICOMVEC 2026 Jadi Kiblat Solusi Transportasi dan Logistik Indonesia
-
Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta
-
Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Bukan Sekadar Mobil Pikap Ternyata Isuzu Traga Bisa Disulap Jadi Bus Penumpang
-
Terpopuler: CR-V Bekas Tahun ke Tahun, MPV Baru Suzuki Setara Voxy
-
Spesifikasi Honda CR-V dan Harga Bekas Tahun ke Tahun, Begini Plus Minusnya Menurut Pakar
-
Belum Pernah Untung Sejak Berdiri, VinFast Jual Pabrik di Vietnam
-
Adu Harga dan Fitur Suzuki Fronx vs Honda WR-V vs Kia Sonet, Mending Mana?
-
Masalah Airbag Honda Seret Hampir Satu Juta Unit Mobil, Civic Sampai CR-V Masuk Daftar
-
Harga Motor Honda Ini Meroket Nyaris Rp36 Juta Sejak Rilis Perdana, Masih Worth It untuk Dibeli?
-
Kenalan sama MPV Mewah Terbaru Suzuki Landy: Gengsi Sekelas Voxy, Harga ala Innova
-
Induk TikTok Mulai Garap Otak Mobil Listrik Lewat Kolaborasi dengan Seres Group
-
Eks Rider MotoGP Puji Aksi Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello: Balapan Sangat Kacau