- Industri otomotif Indonesia mampu memenuhi permintaan kendaraan niaga ringan dengan dampak ekonomi positif signifikan.
- Wuling menawarkan Mitra EV listrik dan Formo Max sebagai pilihan kendaraan komersial ringan di Indonesia.
- Pabrikan lokal didukung ekosistem rantai pasok, jaringan layanan, dan tenaga kerja kompeten untuk segmen ini.
Suara.com - Industri otomotif Indonesia memiliki kapasitas untuk memenuhi permintaan kendaraan komersial ringan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang positif.
Hal ini tentu saja bisa menjadi pertimbangan di tengah gencarnya kabar impor mobil India yang dilakukan oleh Pemerintah.
Bahkan bila dilihat, kendaraan komersial yang beredar di Indonesia sudah diproduksi di dalam negeri dengan dukungan tenaga kerja lokal dan ekosistem pemasok.
Tidak ketinggalan didukung oleh jaringan layanan dan ketersediaan suku cadang di seluruh Indonesia.
“Kami berpendapat bila industri otomotif di Indonesia mampu untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial dan tentunya memberikan multiplier effect yang positif. Hal tersebut karena saat ini sudah terdapat beberapa pabrikan otomotif di dalam negeri yang juga meniagakan segmen komersial ringan, memiliki rantai pemasok dan jaringan pelayanan serta didukung tenaga kerja lokal yang kompeten,” Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors, di Jakarta, (13/3/2026).
Untuk jajaran kendaraan komersial ringan, Wuling sendiri memiliki Mitra EV yang dapat mendukung efisiensi biaya operasional dan transisi bisnis yang berkelanjutan.
Wuling Mitra EV adalah van niaga listrik yang dirancang untuk efisiensi bisnis dengan kapasitas kargo besar hingga 6,5 m³ dan daya angkut yang luas.
Diluncurkan di Indonesia, kendaraan ini menawarkan jangkauan hingga 400 km (CLTC), pengisian cepat 30-80% dalam 30 menit, serta tersedia dalam varian blind van dan minibus.
Selain Mitra EV, Wuling juga memiliki Formo Max untuk mengisi segmen kendaraan komersial ringan di Indonesia.
Baca Juga: Sepakat Ditunda, Impor Mobil Pick Up dari India Ternyata Sudah Tiba di Jakarta
Dengan dimensi panjang 5.135 mm, lebar 1.725 mm, serta tinggi 1.740 mm, Wuling Formo Max menawarkan ruang yang cukup lega untuk bermanuver di area perkotaan maupun jalur antar kota.
Kelebihan utama pickup ini terletak pada bak kargonya yang berukuran 2.695 mm x 1.725 mm x 390 mm.
Bak dengan sistem bukaan tiga sisi ini sangat memudahkan proses bongkar muat barang di tempat yang sempit seperti pasar atau gang kecil. Pilihan bak aluminium juga tersedia bagi pengusaha yang menginginkan daya tahan ekstra.
Mesin depan yang dimiliki Wuling Formo Max berkapasitas 1.500 cc dengan konfigurasi 4-silinder in-line mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 98 hp pada 5.800 rpm, serta torsi puncak 140 Nm pada rentang 3.400 sampai 4.400 rpm.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup