Otomotif / Mobil
Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:10 WIB
Kendaraan niaga berbasis listrik Wuling Mitra EV dengan jarak tempuh 400 km. (Foto: Wuling)
Baca 10 detik
  • Industri otomotif Indonesia mampu memenuhi permintaan kendaraan niaga ringan dengan dampak ekonomi positif signifikan.
  • Wuling menawarkan Mitra EV listrik dan Formo Max sebagai pilihan kendaraan komersial ringan di Indonesia.
  • Pabrikan lokal didukung ekosistem rantai pasok, jaringan layanan, dan tenaga kerja kompeten untuk segmen ini.

Suara.com - Industri otomotif Indonesia memiliki kapasitas untuk memenuhi permintaan kendaraan komersial ringan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang positif.

Hal ini tentu saja bisa menjadi pertimbangan di tengah gencarnya kabar impor mobil India yang dilakukan oleh Pemerintah.

Bahkan bila dilihat, kendaraan komersial yang beredar di Indonesia sudah diproduksi di dalam negeri dengan dukungan tenaga kerja lokal dan ekosistem pemasok.

Tidak ketinggalan didukung oleh jaringan layanan dan ketersediaan suku cadang di seluruh Indonesia.

“Kami berpendapat bila industri otomotif di Indonesia mampu untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial dan tentunya memberikan multiplier effect yang positif. Hal tersebut karena saat ini sudah terdapat beberapa pabrikan otomotif di dalam negeri yang juga meniagakan segmen komersial ringan, memiliki rantai pemasok dan jaringan pelayanan serta didukung tenaga kerja lokal yang kompeten,” Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors, di Jakarta, (13/3/2026).

Wuling Mitra EV Jadi Ambulans Listrik Dalam ajang Emergency Disaster Reduction & Rescue Expo (EDRR) Indonesia 2025. (Foto: Wuling)

Untuk jajaran kendaraan komersial ringan, Wuling sendiri memiliki Mitra EV yang dapat mendukung efisiensi biaya operasional dan transisi bisnis yang berkelanjutan.

Wuling Mitra EV adalah van niaga listrik yang dirancang untuk efisiensi bisnis dengan kapasitas kargo besar hingga 6,5 m³ dan daya angkut yang luas.

Diluncurkan di Indonesia, kendaraan ini menawarkan jangkauan hingga 400 km (CLTC), pengisian cepat 30-80% dalam 30 menit, serta tersedia dalam varian blind van dan minibus.

Selain Mitra EV, Wuling juga memiliki Formo Max untuk mengisi segmen kendaraan komersial ringan di Indonesia.

Baca Juga: Sepakat Ditunda, Impor Mobil Pick Up dari India Ternyata Sudah Tiba di Jakarta

Dengan dimensi panjang 5.135 mm, lebar 1.725 mm, serta tinggi 1.740 mm, Wuling Formo Max menawarkan ruang yang cukup lega untuk bermanuver di area perkotaan maupun jalur antar kota.

Kelebihan utama pickup ini terletak pada bak kargonya yang berukuran 2.695 mm x 1.725 mm x 390 mm. 

Bak dengan sistem bukaan tiga sisi ini sangat memudahkan proses bongkar muat barang di tempat yang sempit seperti pasar atau gang kecil. Pilihan bak aluminium juga tersedia bagi pengusaha yang menginginkan daya tahan ekstra.

Mesin depan yang dimiliki Wuling Formo Max berkapasitas 1.500 cc dengan konfigurasi 4-silinder in-line mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 98 hp pada 5.800 rpm, serta torsi puncak 140 Nm pada rentang 3.400 sampai 4.400 rpm.

Load More