Suara.com - Gojek menggelar webinar bertajuk "Gojek dan Masa Depan Integrasi Antar-Moda Transportasi Publik di Jabodetabek” yang berlangsung hari ini, Selasa (4/8/2020). Dalam acara yang dipandu Teuku Parvinanda Handriawan, hadir Raditya Wibowo, Head of Transport Gojek Group serta Harya S. Dillon, Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).
Salah satu topik hangat yang diperbincangkan adalah Gojek Indonesia kini menghadirkan sebuah fitur baru, disebut sebagai GoTransit.
Adapun latar belakang kemunculan ini bersumber dari data internal Gojek. Yaitu, dari dua pengguna layanan GoRide atau GoCar, salah satunya selalu memiliki tujuan ke stasiun commuter line, yaitu Kereta Rel Listrik (KRL), serta Mass Rapid Trasit (MRT).
Bahkan, terjadi peningkatan penggunaan tujuan ke arah halte MRT yang mencapai 550 persen atau lima kali lipat. Sementara penggunaan paling populer adalah tujuan stasiun transportasi publik.
"Konsumen kami banyak bermukim di wilayah Bodetabek dengan lokasi kerja di Jakarta. Sehingga peran kami adalah sebagai penghubung awal dan akhir perjalanan," papar Raditya Wibowo.
"Layanan GoRide dan GoCar menjadi pilihan utama masyarakat sebagai sarana penghubung awal dan akhir perjalanan atau first-mile-last-mile bagi pengguna transportasi publik di Jabodetabek," lanjutnya.
Ia juga menambahkan, pihak Gojek ikut serta dalam kunjungan ke empat stasiun terpadu. Yaitu Stasiun Juanda, Stasiun Sudirman, Stasiun Tanah Abang, dan Stasiun Pasar Senen.
"Melihat stasiun terpadu ini, ternyata sangat in-line dengan visi Gojek, sehingga kami bisa support. Kami menjadi bagian integrasi. Bukan kompetitor, melainkan complimentary untuk menjadikan transportasi kota semakin baik," tukasnya.
Disebutkan pula, dengan pola perjalanan menggunakan layanan Gocar atau GoRide, dilanjutkan MRT atau KRL dan diakhiri layanan seperti awal lagi, maka waktu perjalanan menjadi lebih cepat dibandingkan naik mobil.
Baca Juga: Ekosistem Digital Gojek Selamatkan Ratusan Ribu UMKM dari Pandemi
Untuk kebutuhan inilah, Gojek mengembangkan inovasi fitur GoTransit. Pengguna cukup menuliskan tujuan akhir, maka akan muncul rekomendasi rute dan semua bisa dilakukan langsung. Mulai berangkat dari rumah, ke stasiun, dilanjutkan dari stasiun menggunakan GoRide atau GoCar.
"Solusi ini membantu pengguna kami untuk merencanakan dan memantau perjalanan dari atau ke berbagai titik hub transportasi publik melalui rekomendasi rute terintegrasi dan informasi operasional," demikian diuraikan Raditya Wibowo.
"Nantinya, layanan GoTransit ini akan memungkinkan pemesanan maupun pembelian tiket transportasi multimoda. Perjalanan yang lebih terhubung kami percayai bisa membuat masyarakat lebih banyak menggunakan transportasi publik," pungkasnya.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Tag
Berita Terkait
-
KAI Tinggikan Rel di Pekalongan Usai Terdampak Banjir
-
Tembus 25,5 Juta Penumpang di 2025, Layanan Gratis Transportasi Jakarta Berlanjut Tahun Ini
-
Kata Dasco soal Usulan Pilkada Via E-Voting: Semua Akan Dikaji, Terutama Keamanannya
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Sistem Pendingin Tangguh, Aman untuk Macet-macetan
-
Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Strategi Agresif Motul Indonesia Perkuat Jaringan Distributor Demi Kuasai Pasar Pelumas 2026
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicas Semalaman? Ini 5 Tipsnya Biar Aman
-
Modifikasi Toyota 86 Indonesia Siap Gebrak Pameran Osaka Auto Messe 2026
-
5 Rekomendasi Mobil Toyota Bekas Termurah 2026 yang Irit dan Bandel
-
Waktu Peluncuran Suzuki e-Vitara Diprediksi Hanya Tinggal Menunggu Waktu
-
5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
-
5 Mobil Bekas dengan Captain Seat yang Lebih Murah dari Alphard, Cocok Buat Mudik
-
Quartararo Berharap Yamaha M1 dengan Mesin V4 Bisa Lebih Bertenaga di MotoGP
-
5 Mobil dengan Kaki-Kaki Paling Kuat, Tahan Banting Buat Touring Jarak Jauh dan Beban Berat
-
Kia Siapkan Sedan Listrik Kelas Atas, Performa Sekencang Lamborghini Huracan