Hijaber mengenakan helm, siap mengaspal dengan motor matik. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Suara.com - Pemakaian hijab di Indonesia semakin hari semakin marak. Perlu mendapat perhatian adalah terjadinya kasus kecelakaan yang disebabkan hijab atau pakaian gamis. Yaitu peristiwa nyangkut di roda, rantai atau bagian lainnya dari sepeda motor. Untuk itu, perlu ditelaah cara meminimalkan bahaya.
Mengutip WahanaHonda, terdapat tips aman berkendara bagi pemakai memakai hijab.
Berikut tips aman bermotor dengan hijab kesayangan:
Perhatikan panjang hijab yang dikenakan
- Tips berkendara motor untuk hijaber yang pertama adalah memperhatikan panjang hijab yang dikenakan.
- Jika memakai hijab yang panjang maka beberapa bagiannya lebih baik dijepit, ikat atau diduduki selama berkendara.
- Jika panjangnya tidak melewati jok motor maka tidak perlu dijepit.
Selalu perhatikan spion
- Hal ini berfungsi untuk melihat laju pengendara lain sambil memperhatikan pakaian dan hijab: apakah terurai terkena empasan angin atau tidak.
Sesuaikan dengan motor yang dipakai
- Jika mengenakan hijab yang lebar maka sebaiknya motor yang dipakai adalah matik. Karena motor jenis ini memiliki bodi lebih tertutup jika dibandingkan motor bebek atau motor gede.
- Bagian tertutup pada motor matik bisa digunakan untuk menahan angin sehingga pakaian gamis dan hijab tertahan.
Sesuaikan kecepatan dan tidak memakai hijab sebagai pelindung
- Berikutnya adalah menyesuaikan kecepatan ketika melaju agar tidak menyebabkan jilbab menjadi terurai bila terkena angin. Terakhir disarankan tidak memakai jilbab sebagai pelindung tangan agar tidak terkena sinar matahari.
- Hal ini tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan hijab tertarik dan mengganggu kenyamanan ketika berkendara.
Baca Juga: Viral Rombongan Motor dengan Knalpot Terompet, Ulahnya Bikin Geleng Kepala
Komentar
Berita Terkait
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot
-
Kekayaan Bos Green SM yang Taksinya Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Banyak Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Ulang Tahun di Hari Tragedi
-
Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah
-
Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji
-
Fitur Canggih Mitsubishi Xforce yang Membuat Pengemudi Tidak Perlu Sering Keluar Mobil
-
Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?
-
Babak Baru Kia Agar Lebih Kompetitif di Industri Otomotif Tanah Air
-
Media China Ungkap Indonesia Siap Jadi Produsen Baterai Mobil Hybrid, Dua Raksasa Global Jadi Kunci
-
Terpopuler: Penyebab Mobil Mogok di Rel Kereta Api, Taksi Green SM Punya Siapa?
-
Potret Kembaran Yamaha Grand Filano, Bodi Belakangnya Bengkak Bak Tersengat Tawon
-
Seberapa Aman Beralih dari Dexlite ke Biosolar untuk Pengguna Mobil Diesel?
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik yang Paling Aman untuk Taksi Online, Minim Insiden Mogok di Jalan
-
Bukan Lithium Lagi Teknologi Baterai Garam CATL Mulai Digunakan Skala Besar