Suara.com - Servis motor menjadi kegiatan penting bagi para pemilik motor. Hal ini agar kondisi motor tetap sehat meskipun sudah digunakan berkali-kali.
Biasanya, servis motor menggunakan alat-alat yang sudah cukup canggih dan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur).
Namun ada kalanya pemilik motor mengeluh dengan cara kerja bengkel karena menggunakan teknologi canggih tersebut.
Seperti postingan yang diunggah oleh akun Facebook Ramadhan Putra yang satu ini.
Dalam postingannya tersebut, seorang pemotor curhat kalau motor Honda BeAT milik suaminya bermasalah setelah diservis di sebuah bengkel.
Honda BeAT tersebut sudah dipakai selama 6 tahun dan mengalami masalah karena terdengar suara kasar.
Setelah dibawa ke bengkel, suara motornya makin parah dari sebelumnya. Padahal suaminya sudah mengeluarkan uang sebesar Rp 1,3 juta.
Ia pun menyalahkan cara servis bengkel tersebut karena menggunakan sebuah laptop. Ia merasa baru pertama kali motor kok diservis menggunakan laptop.
Hal ini pun mengundang reaksi kocak warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Tak Sampai 11 Juta, 4 Motor Sport Ini Harganya Lebih Murah dari Honda Beat
"mekaniknya buka youtube tutorial jadi mekanik dadakan ." tulis @Aji Setiawan Wahyu Sadewa
"Upgrade software itu namnya." cuit @Ilham N. Andri
"Mungkin tukul arwana yg nyervisnya." celetuk @Ebit Slow.
Namun tak banyak juga yang membenarkan cara bengkel servis menggunakan laptop.
"Kalo ngecek motor injeksi mmg harusnya pake laptop, mbahh." tulis @Brader John
"Injeksi emang begitu dah, apa yg aneh?." cuit @Usamah Usamah
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Riding PCX 160 ke Desa Wisata Krebet, Sinergi Astra Motor Yogyakarta Dukung Kelestarian Batik Kayu
-
Lebih Sporty dari Wuling Air EV? EV Hatchback Ini Pamer Muka Baru, Siap Rusak Harga Pasar!
-
Menanti Subsidi Baru Pemerintah Saat Pilihan Motor Listrik di Indonesia Semakin Membeludak
-
Honda Grom 2026 Meluncur dengan Gaya Balap Namun Minim Pembaruan Teknis pada Sektor Mesin
-
IBC Fokus Riset Kembangkan Paten Baterai EV yang Sesuai dengan Kebutuhan Indonesia
-
Nggak Cuma Destinator: Xpander dan Xpander Cross Juga Promo di Mei 2026, Begini Ketentuannya
-
Viral Misteri Porsche Macan Rp 2,6 Miliar Gunakan Pelat Dinas, Benarkah Milik Aparat Berpangkat?
-
Strategi Harga BYD M6 DM Demi Tekuk Toyota Veloz Hybrid di Segmen MPV Elektrifikasi
-
Tak Perlu Cas! Honda Gandeng LG Hadirkan Sistem Tukar Baterai di Vietnam
-
Strategi Honda Cetak Mekanik Profesional dari Sekolah Melalui Pos AHASS TEFA