Ilustrasi mengisi minyak rem [Shutterstock].
Suara.com - Pemeriksaan setiap komponen mobil perlu dilakukan secara berkala. Hal ini mampu meminimalkan kondisi kendaraan yang tidak stabil. Begitu pula minyak pada rem mobil harus diperlakukan serupa.
Ada baiknya minyak pelumas rem mobil diganti sesuai pada waktunya, agar tidak membuang minyak yang masih dapat digunakan. Juga menghindari kondisi minyak menjadi basi bila terlambat diganti.
Mengutip Suzuki Indonesia, ada saat yang tepat untuk mengganti minyak pada rem pada mobil.
Berikut adalah panduannya:
Ikuti buku petunjuk
- Mengganti minyak pada rem mobil disarankan dalam buku panduan yang diberikan saat membeli mobil. Di situ tertera waktu yang tepat mengganti minyak maupun kondisi yang harus diperhatikan bila minyak perlu diganti.
- Nah, mungkin saja buku petunjuk kurang dapat dimengerti oleh orang awam yang memiliki sedikit pengetahuan tentang mesin mobil dan perawatannya. Untuk itu, sangat disarankan meminta informasi dari pihak bengkel ketika ada kebingungan saat membacanya.
Rata-rata mobil lakukan servis penggantian minyak rem setiap 40.000 km
- Selain mengikuti buku petunjuk perawatan mobil, biasanya rem mobil diganti minyaknya setiap menempuh jarak 40.000 km. Jarak tempuh ini dinilai sudah mengkonsumsi minyak yang cukup banyak sehingga ada baiknya bila segera dicek dan diganti.
- Mengetahui jarak tempuh mobil tidaklah sulit. Perhatikan angka yang tertera pada fitur odometer yang ditampilkan dalam mobil, sejauh mana jarak yang ditempuh, sehingga bisa ditentukan kapan perlu melakukan penggantian.
Setidaknya ganti dua tahun sekali
- Selain menempuh jarak 40.000 km, kurang lebih dua tahun sekali minyak pada rem mobil perlu diganti.
- Meskipun mobil jarang digunakan, dalam artian dalam dua tahun belum tentu mencapai 40.000 km jarak tempuh, tetap saja minyak ini memiliki durasi atau masa pakai yang terbatas.
- Secara umum, mengganti minyak rem disarankan dua tahun sekali untuk menghindari risiko kerusakan yang diakibatkan buruknya kondisi minyak. Perhatikan pula untuk menggunakan minyak berkualitas atau sesuai rekomendasi pabrikan. Tujuannya agar mesin juga tidak cepat rusak bila digunakan.
- Minyak yang dinilai sesuai rekomendasi pabrikan umumnya akan disesuaikan pula dengan kebutuhan mobil.
Komentar
Berita Terkait
-
8 Rekomendasi Minyak Rem Mobil Terbaik Tahun 2025 dengan Harga Paling Murah
-
Pahami Kondisi Darurat yang Sebaiknya Tidak Langsung Menginjak Rem Mobil
-
Rem Mobil Kurang Pakem? Jangan Panik! Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Cara Aman Melintasi Jalanan Banjir agar Mobil Tidak Rusak, Pengemudi Wajib Tahu!
-
Waspada! Kenali Tanda Minyak Rem yang Wajib Diganti
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
Pilihan
Terkini
-
Sepeda Listrik Yadea OVA Bisa Langsung Dibawa Pulang Lewat Kompetisi Dance Terbaru
-
3 Rekomendasi City Car Suzuki yang Irit BBM dan Bandel untuk Harian
-
5 Mobil MPV 7 Seater Bekas di Bawah Rp100 Juta, Kabin Luas, Aman dan Nyaman
-
Harga Beda Tipis dari Veloz, Tengok Banderol Lengkap Mobil Polytron
-
Mobil Buatan Indonesia Jadi Primadona di Venezuela, Ini Dia 2 Mereknya
-
Destinator Termurah Terbaru Dijual Berapaan? Simak Daftar Harga Mobil Mitsubishi 2026
-
5 Mobil Hatchback Bekas Irit BBM dan Pajak Murah, Cocok untuk Mahasiswa Aktif
-
Kenapa Harga Motor Baru Makin Di Luar Nalar? Simak 4 Faktanya
-
Beli Xpander 2022 Bekas? Cek Konsumsi BBM Irit, Spek dan Pajak Lengkap!
-
Mitsubishi Triton Hadir Dengan Wajah Baru yang Lebih Agresif