Suara.com - Memanaskan mobil sudah menjadi kebiasaan pemilik mobil sebelum memulai perjalanan. Biasanya, pemilik mobil akan merasa khawatir bila performa mesin tidak optimal saat dikendarai.
Namun, bagaimana dengan mobil-mobil keluaran terbaru. Apakah masih perlu memanaskan mobil dalam waktu lama sebelum memulai perjalanan?
Mengutip Gardaoto, Sabtu (26/9/2020), memanaskan mobil modern tidak perlu lagi memakan waktu lama. Pada dasarnya, mobil-mobil yang diproduksi di masa sekarang sudah menggunakan teknologi canggih yang mengatur kebutuhan bahan bakar dan udara untuk proses pembakaran agar lebih optimal.
Untuk mesin mobil terbaru sudah didesain untuk bisa menyesuaikan suhu otomatis dengan menggunakan sistem komputer, yang kini sering disebut sebagai mesin injeksi. Oleh karena itu, mesin jenis ini tidak lagi memerlukan waktu yang lama untuk dipanaskan, sebelum digunakan berkendara karena mesin sudah bisa menyesuaikan suhu secara otomatis dan cepat.
Kelebihan pertama adalah hanya membutuhkan waktu yang singkat untuk memanaskan mesin kendaraan, karena mesin sudah memiliki kemampuan menyesuaikan suhu.
Emisi dari gas buang lebih rendah karena sistem pembakarannya yang lebih sempurna, sehingga hal ini bisa berakibat positif pada kondisi lingkungan.
Mesin injeksi lebih mudah dalam mengeluarkan tenaga. Hal ini disebabkan karena konstruksi injektornya berada di intake manifold. Sehingga pencampuran bahan bakar lebih homogen dan kerja pembakaran di mesin bisa berjalan dengan sempurna.
Pada dasarnya, memanaskan mesin mobil masih perlu dilakukan, tapi Anda tidak perlu lebih dari 5 menit.
Pasalnya, dengan memanaskan mesin mobil terlalu lama atau lebih dari 5 menit, maka hal itu mampu menimbulkan emisi gas buang yang berlebih. Hal tersebut tentu sangat berbahaya bila dilakukan di ruangan tertutup, sehingga sangat dianjurkan untuk memanaskan mobil di ruangan terbuka atau di luar ruangan.
Baca Juga: Cara Menangani Radiator Panas Secara Tepat
Berita Terkait
-
Potret Evakuasi Kucing Terbujur Kaku di Dalam Kap Mesin, Bikin Sedih
-
Harga Mesin Mobil Ini Bikin Tepok Jidat, Bisa Buat Beli 1 Unit Innova Baru
-
Beli Mobil Bekas, Lakukan 5 Langkah Ini untuk Cek Keaslian STNK
-
Lampu Indikator Mobil Selalu Menyala, Pertanda Apa?
-
Ketahui Risiko Sebelum Pasang Alat Penghemat Bahan Bakar, Ini Bahayanya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Daihatsu Hijet Versi Baru Hadir Mulai 128 Jutaan, Kini Ada Fitur 4WD
-
4 Pilihan Mobil 4x4 Bekas Buat Main Tanah, Harga Terjangkau Pas Buat Pehobi
-
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC