Suara.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid 2 telah diterapkan kembali di DKI Jakarta, sejak pertengahan September lalu. Bagi para pengendara yang bekerja dan beraktivitas dari rumah, kendaraan bermotor saat ini mungkin lebih sering terparkir di garasi dan hanya dikeluarkan apabila ada keperluan mendesak saja.
Saat kendaraan terlalu lama terparkir di rumah, bukan tidak mungkin pengendara menemukan adanya masalah saat akan menggunakannya kembali.
Presiden Direktur Michelin Indonesia Steven Vette mengatakan, pengendara harus secara rutin mengecek kondisi kendaraan. Terutama bagian ban, saat kendaraan tidak digunakan dalam waktu cukup lama.
Steven menjelaskan, dalam kondisi statis atau terparkir dalam waktu lama, ban menahan beban kendaraan mobil atau motor dalam satu titik tumpuan.
"Jika beban kendaraan bertumpu pada satu titik pada waktu terlalu lama, selain akan membuat ban kendaraan kempes juga berisiko menimbulkan flat spot atau deformasi pada ban," kata Steven, dalam keterangannya.
Flat spot muncul pada bagian ban yang menahan beban terlalu lama selama 1 hingga 2 bulan atau lebih. Flat spot menandakan, ban telah mengalami deformasi atau ketika bentuk ban tidak lagi bulat sempurna, akibat berada dalam posisi diam pada waktu terlalu lama.
Untuk menghindari flat spot dan deformasi ban, Steven menyarankan, pengendara menjalankan kendaraan minimal satu minggu sekali, untuk memastikan ada pergantian tumpuan beban kendaraan pada ban. Selain itu, disarankan pantau tekanan angin pada ban secara berkala.
Customer Engineering Support Michelin Indonesia Mochammad Fachrul Rozi Ban mengatakan, tekanan angin merupakan faktor penting untuk menjaga agar kondisi ban tetap prima.
"Kurang mengisi angin atau mengisi secara berlebih, dapat mengakibatkan ban aus lebih cepat, mengurangi cengkeraman, dan menjadikan lebih boros bahan bakar," kata Fachrul Rozi.
Baca Juga: Amankah Mencampur Angin Biasa dan Nitrogen untuk Ban Mobil?
Lebih lanjut, Rozi menyarankan untuk secara rutin memeriksa tekanan ban, termasuk ban cadangan. Waktu yang disarankan adalah setiap bulan sekali.
Alasannya, meskipun tidak ada kerusaan yang terlihat di permukaan, ban bisa kehilangan tekanan udara hingga 1 psi (pound per inci persegi) setiap bulan.
"Hal ini dapat dipercepat oleh kebocoran udara karena kebocoran yang tidak disengaja, kebocoran pada katup atau tutup katup, atau kerusakan roda," tutup Rozi.
Berita Terkait
-
Masuki Musim Pancaroba, Mari Cek Kondisi Ban Mobil
-
Cara Sederhana Merawat Ban Mobil Agar Tetap Prima
-
Bikin Pusing Lihatnya, Viral Pemotor Angkut 4 Ban Mobil dengan Cara Ekstrem
-
Plus Minus Pakai Ban Profil Lebar, Cermati Sebelum Modifikasi Mobil
-
Kemenangan KTM di MotoGP Jadi Sorotan karena Ban, Ini Tanggapan Michelin
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Termurah di Indonesia 2026
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati di Indonesia Februari 2026
-
Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut
-
Geely Targetkan Rebut Takhta Penjualan Mobil Terlaris dari BYD di Pasar Otomotif China
-
Total Tarif Tol Yogyakarta-Jakarta pada Arus Balik Lebaran 2026, Sampai Rp1 Juta?
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Tiba, Catat 3 Tanggal Aman Bebas Macet Ini
-
5 Mobil Listrik 7 Seater yang Tak Galak ke Pemula dan Punya Fitur Melimpah
-
Arus Balik Meningkat, Korlantas Berlakukan One Way hingga Contraflow
-
Cetak Sejarah di Moto3, Veda Ega Pratama Dapat 'Saweran' Mobil dari Keluarga Haji Isam