Suara.com - Honda Motor Company melakukan konfirmasi adanya korban meninggal dunia ke-17 di Amerika Serikat, yang diakibatkan rusaknya inflator airbag buatan Takata.
Produsen mobil Jepang itu mengatakan bahwa setelah inspeksi bersama pihak Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (National Highway Traffic Safety Administration atau NHTSA), dikonfirmasi bahwa inflator airbag menjadi penyebab kecelakaan satu unit Honda Civic produksi 2002 pada 20 Agustus 2020, di Mesa, Arizona. Dalam kejadian itu, inflator airbag meledak, dan menyebabkan pecahan material beterbangan.
Sepanjang perkembangan pemakaian airbag di Negeri Paman Sam, persoalan airbag Takata telah menjadi recall terbesar dalam sejarah otomotif di negara itu, yang melibatkan produk-produk Honda serta Ford sejak 2009.
Selain menyebabkan belasan jiwa melayang, sebagaimana dilaporkan Carscoops, airbag Takata juga telah mencederai 290 orang. Sementara itu, jumlah korban jiwa mencapai setidaknya 26 orang di seluruh dunia.
Honda menyebutkan bahwa produknya, Honda Civic 2002 telah ditarik kembali atau recall, sejak Desember 2011 untuk penggantian inflator airbag pada bagian pengemudi. Sementara inflator airbag bagi penumpang bagian depan ditarik pada 2014.
Penarikan kembali airbag buatan Takata mencakup sekitar 100 juta inflator di antara 19 pembuat mobil besar di seluruh dunia, termasuk sekitar 63 juta inflator di Amerika Serikat.
NHTSA mengatakan penyebab ledakan inflator yang dapat mengeluarkan pecahan-pecahan berpotensi bahaya terjadi akibat kerusakan propelan. Penyebabnya adalah terpapar temperatur tinggi yang berfluktuasi ditambah kelembapan dalam jangka lama.
Tag
Berita Terkait
-
Kabar Duka, Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia
-
Kronologi Petugas Damkar Meninggal Saat Tangani Kebakaran Sampah Kramat Jati
-
Petugas Damkar Meninggal Saat Padamkan Kebakaran di Kramat Jati, Asap Tebal Diduga Jadi Penyebab
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Mengenang Nasirun, Pelukis Legendaris Indonesia yang Berpulang di Usia 60 Tahun
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya
-
Sword of Justice Rilis Season 1.3.1 ke Game, Update PVE Raid Baru hingga Hadiah Eksklusif
-
realme C100 Series Bawa Baterai Monster 8000mAh dan AI Gemini, Siap Cetak 'Champion' Masa Depan!
-
Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga
-
Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan
-
BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama
-
Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia
-
Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!
-
Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan