Suara.com - Chief Executive Officer (CEO) Tesla Incorporation, Elon Musk mengirimkan surat elektronik kepada para karyawannya agar lebih bergegas memenuhi kuota produksi. Ia mendorong mereka untuk mencapai target 500.000 unit mobil di akhir tahun ini.
"Batasannya adalah sampai kuartal keempat. Silakan mengambil langkah apapun yang bisa menambah hasil (disamping mempertahankan kualitas)," demikian tulisan Elon Musk seperti dikutip Carscoops dari Tesmanian, pihak yang mendapatkan bocoran surat orang nomor satu Tesla itu.
Namun, di kalangan para karyawan Tesla sendiri, surat elektronik semacam ini dianggap lumrah. Sebagai pimpinan, Elon Musk dikenal selalu aktif mengirimkan surat elektronik per kuartal yang berisikan target dan potensi rekor baru.
Pekan lalu, Tesla menyebutkan telah mengirimkan 139.300 unit mobil untuk memenuhi permintaan kuartal ketiga, sekaligus berhasil mencetak rekor bagi Tesla sebagai produsen mobil listrik asal Amerika Serikat.
Meskipun di sisi lain, saham Tesla sempat jatuh karena beberapa analis mempertanyakan kemampuan perusahaan ini dalam mencapai target akhir tahun yang dinilai sangat ambisius.
Yaitu perusahaan harus meningkatkan pengiriman yang mendekati 182.000 unit pada kuartal keempat untuk mencapai target setengah juta. Selain plant Gigafctory di Amerika Serikat, kinerja pengiriman Tesla juga disokong Gigafactory di Shanghai, satu-satunya pabrik yang saat ini memproduksi kendaraan mereka di luar California.
Tesla akan mulai mengirimkan Tesla Model 3 dari pabrik Shanghai pada Desember 2020 dan mengatakan akan memproduksi 150.000 sedan Tesla Model 3 lagi untuk 2020.
Berita Terkait
-
Christian Eriksen Pensiun? Insiden Tak Sadarkan Diri Picu Memori Pahit Euro 2020
-
Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi
-
IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN
-
Bulog Tembus 3 Juta Ton Serapan Gabah-Beras Petani, Rekor Baru Penguatan Cadangan Pangan Nasional
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya